Lombok Post
Sumbawa

9 Kecamatan Krisis Air Bersih

ANTRE: Inilah keseharian warga di Dusun Ndano Ndere Desa Bajo, Kecamatan Soromandi dan warga Dusun Kamunti Desa Mpili Kecamatan Donggo. Mereka harus mengantre untuk mendapatkan air bersih.

BIMA – Kekeringan kini mengancam sembilan kecamatan di Kabupaten Bima. Sejak awal Agustus lalu, warga mulai mengalami krisis air bersih.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima H Sumarsono mengatakan, terus memantau kebutuhan air warga. Terutama pada sejumlah kecamatan yang rawan kekeringan.

a�?a��Kita terus berkoordinasi dengan camat dan kepala desa. Kita minta mereka cepat melapor ketika warga kesulitan air bersih,a��a�� katanya pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin.

Dia menjelaskan, sembilan kecamatan yangA� kini dilanda kekeringan yakni, Donggo, Soromandi, Woha, Palibelo, Belo dan Sape. Sementara Kecamatan Madapangga, Bolo dan Wawo hanya terjadi pada beberapa desa.

Sumarsono angat prihatin dengan kondisi kekeringan yang terjadi. Karena selalu terjadi setiap tahun saat musim kemarau.

a�?a��Untuk mengatasi masalah kekeringan ini harus harus ada kerja sama lintas sektor,a��a�� katanya.

Hingga saat ini BPBD memenuhi kebutuhan air warga dengan menyuplai air bersih. Tapi, untuk jangka panjang, solusi terbaiknya masyarakat harus memelihara sumber mata air yang ada.

a�?a��Tapi, ini butuh bimbingan dan bantuan. Mudah-mudahan tahun ini bisa dianggarkan,a��a�� harapnya. (dam/r 4)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya