Lombok Post
Metropolis

Yang Bermasalah Tinggal Rp 25 Miliar

yance
Kepala BPKAD Kota Mataram, Yance Hendra Dirra

MATARAM – Kepala BPKAD Kota Mataram, Yance Hendra Dirra mengaku telah menuntaskan pemusnahan aset senilai, Rp 889 juta. Angka ini merupakan bagian dari aset bermasalah pemkot Mataram senilai sekitar Rp 64 miliar dan merupakan temuan BPK RI.

a�?Baru bulan kemarin (Agustus, 2016), kami musnahkan nilai aset sekitar Rp 889 juta,a�? kata Yance.

Kini aset Pemkot Mataram tersisa sekitar Rp 25 miliar yang bermasalah. Saat ini masih dalam proses pencarian dan pengelompokan barang. Berikut juga berkas dan bukti-bukti yang menguatkan jika aset itu memang terinventarisir sebagai milik Pemerintah Kota Mataram.

Untuk diketahui, nilai aset pemkot yang mencapai Rp 64 miliar ini merupakan akumulasi aset bermasalah sejak tahun 1965. Barangnya dalam berbagai bentuk dari buku, meubeler, komputer dan lain-lain.

Kendala aset yang belum ditemukan kebanyakan terdata di tahun yang sudah sangat lama dan tersebar di berbagai instansi pemerintahan. a�?Kita memang terus inventarisir. Ketemu barang-barang dan bukti-buktinya, setelah itu kita jelaskan pada BPK, kalau sudah oke, baru dimusnahkan,a�? ulasnya.

Karena itu, berapapun nilai inventaris aset Pemkot Mataram yang ditemukan, Yance mengaku langsung melakukan pemusnahan. Dalam aturannya, jika nilai barang di atas Rp 5 miliar, maka harus dengan persetujuan Dewan. Namun, jika dibawahnya, maka cukup menggunakan SK Wali Kota.

a�?Makanya kita tidak mau nunggu-nunggu, berapapun yang ketemu barangnya, langsung dimusnahkan. Sebab kalau nunggu, nanti jadi lama,a�? tandasnya. (zad/r5)

Berita Lainnya

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost

Ayo, Keruk Sungai Ancar!

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Harus Nabung Stok Sabar

Redaksi LombokPost

Pol PP Mengeluh Lagi

Redaksi LombokPost

Evi: Kasihan Pak Sudenom

Redaksi LombokPost

Yang Lolos TKD Jangan Senang Dulu!

Redaksi LombokPost

Sekolah Sesak, ABK Terdesak

Redaksi LombokPost

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost