Lombok Post
Metropolis

RTH Pagutan Masih Terbengkalai

terbengkalai-1
TERBENGKALAI-1: Salah satu fasilitas RTH Pagutan yang tak terpakai dan terurus akibat tidak adanya pengelola tetap di lokasi tersebut.

MATARAM – Usai Festival Hortikultura, nasib Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan masih menggantung. Keputusan mengenai hak kelola di tempat tersebut masih belum diputuskan. Hingga saat ini, RTH ini belum di kelola pihak mana pun hingga terkesan terbengkalai.

Pantauan Lombok Post, beberapa bangunan terlihat rusak. Begitu juga dengan fasilitas umum yang ada di tempat tersebut. RTH ini bahkan menjadi tempat berpacaran bagi siswa sepulang sekolah.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Peternakan Kota Mataram H Mutawalli mengatakan, masih menunggu keputusan dari pemerintah provinsiA� mengenai pengelolaan RTH ini.

a�?Banyak pihak yang juga ingin mengelola RTH tersebut. Kita masih menunggu instruksi dari Pemprov NTB,a�? ujarnya.

Tak hanya Dinas Pertanian, RTH juga ingin dikelola oleh beberapa instansi lainnya. Seperti Dinas Pertamanan dan juga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Mataram. Dinas Pertamanan ingin mengelola taman yag ada di RTH tersebut. Sementara Disbudpar ingin membangun fasilitas budaya. Hal ini yang membuat pihaknya belum berani membangun fasilitas apapun.

Meski begitu, Mutawalli mengaku RTH tersebut kini dikelola oleh kelompok petani. Lahan di RTH masih ditanami beberapa komoditi hortikultura. Mulai dari cabai, jambu kristal, tomat, aneka bunga dan lainnya.

a�?Jika pengelola diserahkan pada kami, maka kami akan segera melakukan pembenahan,a�? janjinya. (fer/r3)

Berita Lainnya

Gerbang Kota Ikut Terseok-Seok!

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Ogah Berniaga di Jalan Niaga

Redaksi LombokPost

Tolong, Jangan Masuk Angin!

Redaksi LombokPost

Volume Monumen Tak Sesuai Kontrak, Rekanan Didenda Rp 1,2 Juta Perhari

Redaksi LombokPost

Baginya, yang Penting Jangan Mengemis!

Redaksi LombokPost

Ibu Kota kok Kotor?

Redaksi LombokPost