Lombok Post
Metropolis

Terkenal di Jakarta, Kerap Hias Artis

boks
MERIAS: Suryadi tengah merias seorang model di Gedung Dharma Wanita Provinsi NTB, beberapa waktu lalu.

Berkarya dalam bidang tata rias bukanlah hal yang muda. Terlebih lagi bagi seorang pria. Sangat sulit melawan mindset yang memandang sebelah mata lelaki yang berprofesi sebagai perias.

***

JARI jemari Suryadi terlihat lincah. Sapuan spons bedak menari di atas wajah sang model. Begitu pula wajahnya yang terlihat fokus menelisik, setiap sudut wajah yang belum tersentuh.

Tak sampai belasan menit, wajah sang model berubah sangat cantik. Riasan natural yang ia poleskan membuat mata siapapun terpesona pada hasil karyanya tersebut.

Perlahan ia pun mulai menghias hijab sang model. Tangannya begitu lincah membentuk hijab ala masa kini. Agar terlihat anggun, pria yang akrab disapa Surya tersebut memberikan sentuhan pernak pernik cantik. Mahkota indah di dahi sang model dan juga diatas hijab yang dikenakannya.

Itu bukanlah hal sulit bagi Suryadi. Pria yang kini tinggal di Jempong Timur tersebut sangat lihat merias wajah dan hijab. Khususnya untuk tata rias pengantin. Karyanya ini tak hanya di kagumi masyarakat Lombok, namun juga hingga luar daerah.

Begitu banyak perjuangan yang dilalui Suryadi sebelum sukses seperti saat ini. Pekerjaannya ini dulunya hanya dipandang sebelah mata. Tak banyak yang tertarik bahkan mencemoohnya.

Hal itu tak lantas membuatnya putus semangat. Pria asal Pancor Lombok Timur ini mulai giat belajar. Setiap harinya ia mengasah kemampuannya dalam menata rias.

Sebagai langkah awal, Suryadi memperdalam pengetahuannya dengan bersekolah di Bali. Yakni di kursus kecantikan Andi Puspita Denpasar. Perlahan keahliannya makin terasah.

Namun hingga di sini, dia masih belum merasa puas. Ia pun melanjutkan pendidikan kecantikan di Yohanes School Surabaya. Dia terus belajar memperbaiki kekurangan yang ia miliki.

a�?Dari kecil saya sudah suka merias, kemudian saya mendalami dengan sekolah di Bali dan Surabaya,a�? ujarnya.

Lulus dari Yohanes School Surabaya, ia mulai mempraktekkan apa yang ia pelajari selama ini. Pria kelahiran tahun 1988 ini mulai mengikuti kontes dan lomba kecantikan. Baik itu di tingkat daerah maupun nasional.

Hasil tidak pernah mendustai usaha, pepatah ini sangat cocok baginya. Dalam setiap kontes dan lomba yang ia ikuti, Suryadi selalu menjadi juara. Ia bahkan menjadi juara satu dalam Inez Beauty Award di Jakarta mewakili Bali dan Lombok. Saat ini ia masuk dalam 16 besar peA�ata rias terbaik di Inez Beauty award.

a�?Alhamdulillah, saya dapat juara satu dari perwakilan Bali dan Lombok,a�? akunya.

Saat ini, karya Suryadi banyak digandrungi. Mulai dari Lombok hingga luar daerah lainnya, seperti Jakarta. Bahkan dalam beberapa kesempatan, ia menghias beberapa artis di ibu kota tersebut.

Karya Suryadi yang sedang diperkenalkan saat ini merupakan tata rias rainbow dan tiga dimensi. Tema ini lebih menonjolkan permainan warna yang tidak membuat pemakai terlalu mencolok atau menor.

Ditanya mengenai inovasi baru, Suryadi mengaku tengah melakukan percobaan tema baru. Ia akan mempublikasikannya setelah hasil percobaan tersebut sukses.

a�?Banyak hal yang saya dapatkan dari penata professional selama di Inez Beauty Award, dan ini yang sedang saya kembangkan,a�? pungkasnya.

Meski terkenal hingga daerah ibu kota Jakarta, lantas tak membuat Suryadi sombong dan puas. Ia masih akan terus belajar dan belajar mengembangkan pegetahuan yang ia miliki.

a�?Semua tidak sampai disini, jika ada rejeki saya akan berbagi ilmu dengan membuka sekolah kecantikan,a�? tandasnya. (Ferial Ayu/Mataram/r3)

Berita Lainnya

22.425 E-KTP Rusak Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Bocah-Bocah Pemberani di Jembatan Kuning DADS

Redaksi LombokPost

Pokja Parkir Janji Bakal Tegas!

Redaksi LombokPost

Bergaya Fashionable Bersama Bellagio

Redaksi LombokPost

Pol PP Kecele!

Redaksi LombokPost

Zul-Rohmi Perlu Banyak Sosialisasi

Redaksi Lombok Post

Mengejar Mimpi Jadi Daerah Industri

Redaksi Lombok Post

Gerbang Kota Ikut Terseok-Seok!

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post