Lombok Post
Headline Selong

Kebutuhan Air Meningkat, debit Tak Bertambah

DEBIT KECIL: Inilah hollow jet bagian dari bendungan Pandan Duri yang dimanfaatkan untuk irigasi lahan pertanian warga Lombok Timur.

SELONGA�– Hujan yang mulai turun di sejumlah titik di Lombok Timur (Lotim) masih belum berdampak signifikan. Buktinya, hingga kemarin bendungan Pandanduri masih kekurangan air. Hal tersebut diungkapkan oleh petugas bendungan. Saat ini bendungan dikatakan terus beroperasi untuk mengairi lahan pertanian yang melebihi seharusnya.

a�?Awalnya direncanankan untuk irigasi lahan pertanian di beberapa wilayah saja. Namun, akibat permintaan masyarakat, lahan pertanian yang dialirkan air dari bendungan bertambah dua kali lipat,a�? kata Sahudi, petugas Operasional Bendungan Pandanduri.

Lebih lanjut dijelaskannya saat ini kondisi air bendungan berada diantara zona dua dan tiga. Dimana pada zona ini dianggap masih kurang ideal untuk kapasitas air yang ada di bendungan. Karena, tidak mengalami penambahan debit air dalam jangka waktu yang lama, dikhawatirkan kondisi air berada pada zona empat atau zona merah yakni kondisi kering.

a�?Kalau dia kering, maka akan berdampak pada kerusakan alat hidromekanikal yang ada di bendungan,a�? jelas Sahudi.

Dari pantauan Lombok Post, saat ini kondisi air yang ada di Bendungan memang terlihat kurang. Itu dapat diketahui dari ketinggian air yang ada di pintu pembuangan air. Tinggi muka air saat ini dikatakan hanya sekitar 26,67 meter. Jumlah ini terus menyusut karena saluran air terus dibuka untuk irigasi.

a�?Kami diperintahkan dari atasan untuk membuka saluran hollow jet untuk irigasi pertanian warga. Karena beberapa warga saat ini masih ada yang dalam kondisi musim tanam makanya membutuhkan air,a�? beber Sahudi.

Sumber air bendungan Pandanduri dijelaskan banyak berasal dari Sungai Kokok Babak, sungai Rutus dan beberapa saluran lainnya. Sejauh ini, A�petani di sekitar bendungan iniA� mulai merasakan manfaatnya. Sejumlah lahan petani terlihat hijau meski sedang musim kering. Kebanyakan petani menanamA� palawija.

Wakil Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menjelaskan kedepan air bendungan bakal diolah menjadi air baku untuk air minum bekerjasama dengan PDAM. a�?Jadi selain menjadi air untuk pertanian, air bendungan juga akan diolah menjadi air minum untuk warga Lombok Timur bagian selatan yang selalu mengalami kekurangan air bersih,a�? kata wakil bupati.A� (ton/r2)

Berita Lainnya

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Cegah Kematian Ibu Hamil dan Bayi

Redaksi LombokPost

Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post