Lombok Post
Metropolis

Kota Tua Ampenan Begitu-Begitu Saja

ampenan
BELUM MAKSIMAL : Bangunan tua di Kota Ampenan belum dapat sentuhan maksimal dari Pemerintah Kota, sehingga belum mampu menarik wisatawan secara maksimal.

MATARAMA� a��A� Sentuhan program peningkatan branding Kota Tua Ampenan dinilai belum maksimal. Program-programA� yang digelontorkan pemerintah kota, masih hanya kulitnya saja, sehingga hasilnya tidak maksimal.

Tokoh Kota Mataram HL Mujitahid berharap pemerintah menyiapkan program yang lebih nyata, sehingga berdampak bagi peninggalan sejarah yang ada di sana. a�?Ini kan belum jelas arahnya mau kemana. Disebut Kota Tua, tapi upaya pelestariannya bangunan-bangunan tuanya belum nyata terlihat,a�? kritiknya.

Jangan sampai karena disebut Kota Tua, lalu bangunannya dibiarkan begitu saja tanpa ada program nyata mempertahankan sisa-sisa bangunan bernilai bersejarah. Jika tidak ada upaya mempertahankan, bukan tidak mungkin lambat laun masyarakat pemilik bangunan menghancurkan bangunan lama dan mengubah ke desain yang lebih modern.

a�?Ya mereka juga tidak mungkin membiarkan bangunan menua dan akhirnya rubuh,a�? ungkapnya.

Jadi sebelum masyarakat melakukan itu, pemerintah harus punya program yang jelas mempertahankan Kota Tua Ampenan. Program yang benar-benar mampu, mengajak masyarakat, bergerak melestarikan kekayaan sejarah yang dimiliki bangunan-bangunan tua di sana.

a�?Sekarang buktinya, ya Ampenan begitu-gitu saja kan,a�? terang dia.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana beberapa waktu lalu sempat menyampaikan jika salah satu program pengembangan di Kota Tua Ampenan adalah memajukan wisata kuliner. A�Ini juga dalam rangka menyambut adanya flight penerbangan Emirates, maskapai yang berpusat di Bandara Internasional Dubai. Rencananya mereka akan membuka penerbangan langsung Dubai-Lombok.

a�?Kita akan coba tawarkan di sana makanan-makanan khas Timur Tengah,a�? kata Mohan.

Namun sayangnya, sejak wacana itu dilemparkan, belum ada tanda-tanda wacana itu akan dikerjakan. Dalam keterangan selanjutnya, Mohan menyebut jika Kota Tua Ampenan yang akan dijadikan pusat kuliner Timur Tengah awal kali wacananya dilempar BPPD Provinsi NTB.

a�?Saya kemarin dari Badan Promosi Pariwisata Daerah Provinsi NTB yang melempar wacana itu. Mereka meminta kita menyiapkan lahan, kan sudah kita siapkan lahannya,a�? ujarnya.

Tempat yang dimaksud Mohan yakni di wisata Kali Jangkuk Ampenan. Namun hingga hingga kini, Mohan masih menunggu seperti apa rencana pengembangan yang akan ditawarkan BPPD dan skema penganggarannya.

a�?Mereka yang menawarkan itu, ya kita tunggu saja,a�? A�tandasnya. (zad/r3)

Berita Lainnya

Pemkot Optimis Semua Formasi Terisi

Redaksi LombokPost

Lahan Belum Beres, Pemkot Usulkan Rusunawa Nelayan

Redaksi LombokPost

Bukan Gertak Sambal! Ormas Ancam Turun Tertibkan Tempat Maksiat

Redaksi LombokPost

Lima Spa Abal-Abal Ditertibkan

Redaksi Lombok Post

Bunuh Diri kok Hobi

Redaksi Lombok Post

Situs Tua Ambruk Lagi

Redaksi Lombok Post

Dua Kafe Siapkan Wanita Penghibur

Redaksi Lombok Post

Efek Pemberlakuan Sistem Zonasi, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi

Redaksi Lombok Post

Bukan Tidak Tahu, tapi Malas Patuh!

Redaksi LombokPost