Lombok Post
Headline Tanjung

Memalukan, KLU Terendah Se-NTB

rakor-pemprov-1
RAKOR: Jajaran Pemprov NTB saat melakukan rapat koordinasi pembinaan pembangunan bersama Pemkab Lombok Utara di aula Kantor Bupati Lombok Utara, kemarin (19/9).

TANJUNGA�– Realisasi belanja pengadaan barang dan jasa Pemkab Lombok Utara mendapat sorotan Pemprov NTB. Pasalnya, realisasi KLU ini terendah se-NTB. Hal ini terungkap dalam pertemuan rakor pembinaan pembangunan kabupaten/kota se-NTB di aula kantor bupati Lombok Utara, kemarin (19/9).

Melihat capaian tersebut, Pemprov NTB meminta agar progresnya dipercepat.

a�?Dari data yang ada, Pemkab Lombok Utara progresnya masih rendah dibanding kabupaten lainnya. Tetapi berdasarkan evaluasi, kami melihat kegiatan tidak terlalu terkendala sampai akhir tahun nanti,a�?A� ujar Kepala Biro Administrasi Pembangunan dan Layanan Pengadaan Pemprov NTB I Gusti Bagus Sugiharta kepada wartawan usai acara.

Dijelaskan, memasuki bulan Agustus realisasi sudah harus mencapai 50 persen. Hal ini sesuai target rata-rata Provinsi NTB. Hanya saja, Lombok Utara masih dibawah standar yakni 32 persen. a�?Menurut rata-rata harus 50 persen. Tapi perlu dipahami ada kegiatan yang pelelangan sudah berjalan semua,a�? tandasnya.

Kendati demikian, tidak ada sanksi maupun penalti jika tidak mampu merealisasikan target hingga akhir tahun nanti. a�?Akibat nilai terlambat, dalam aturan pelaksanaan bisa dikerjakan melewati tahun anggaran. Misalnya, kontrak akhir Desember belum selesai, itu ada penambahan waktu maksimum 50 hari kedepan,a�? tegasnya.

a�?Kalau tidak bisa selesai juga, maka rekanan diputuskan kontrak sebagai punishment. Artinya, ada wanprestasi dan jaminan pelaksanaan disita untuk daerah,a�? pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengatakan, keadaan ini sudah biasa terjadi setiap tahunnya. Pasalnya, beberapa proyek fisik sedang berjalan. Menurut dia, kalau nanti sudah selesai, tentu realisasinya akan tinggi.

Ditambahkan, pihaknya sudah memanggil beberapa dinas terkait realisasi tersebut. a�?Kalau sudah selesai dan diakumulukasikan bisa mencapai 70 persen, kalau sudah selesai fisik ini. Karena memang uang yang banyak ada di proyek fisik ini,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost