Lombok Post
Bima - Dompu

Terduga Pencuri Nyamar Pakai Baju Dinas

GELANDANG: Rafsanjani digelandang anggota Sat Pol PP di halaman kantor wali kota, kemarin. Dia ditangkap karena kepergok mau mencuri.

KOTA BIMAA�– Rafsanjani yang mengenakan seragam dinas coklat menjadi bulan-bulan pegawai Setda Kota Bima, kemarin(19/9). Tendangan dan pukulan diarahkan pada tubuh pria 21 tahun ini karena dicurigai hendak menggasak sepeda motor yang parkir.

Dugaan muncul ketika Wan, staf Bagian Umum Setda Kota Bima melihat gelagat aneh Rafsanjani di parkiran timur. Gelagat itu seperti sedang mengawasi situasi sekitar parkiran kantor wali kota.

Diai juga beberapa kali bolak-balik kantor wali kota. Karena menaruh curiga, akhirnya Wan memanggil anggota Sat Pol PP untuk sama-sama mengawasi Rafsanjani.

a�?Karena curiga, akhirnya kami mengawasi dia dari kejauhan,a�? kata Wan pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin(19/9).

Sekitar 30 menit, Wan bersama anggota Sat Pol PP menangkap basah Rafsanjani hendak membawa kabur motor. Belum sempat pergi,A� Wan bersama personel Pol PP langsung menggelandang Rafsanjani ke kantor Sat Pol PP.

Informasi penangkapan ini ternyata sangat cepat menyebar ke pegawai lain. Akhirnya, pegawai berbondong-bondong keluar untuk melihat Rafsanjani yang disinyalir sebagai tenaga honor di instansi di Kabupaten Bima.

Tidak hanya melihat, sebagian pegawai menghadiahi pria asal Kelurahan Monggonao ini dengan pukulan dan tendangan. Tidak heran wajah Rafsanjani babak belur.

Anggota Sat Pol PP Mulyadin menambahkan, penangkapan ini dilakukan setelah melakukan pengintaian. Sebab belakangan sering terjadi pencurian motor dan kehilangan helm di halaman kantor wali kota.

a�?Bisa jadi Rafsanjani yang sering mencuri motor dan maling helm di parkiran kantor,a�? tegasnya.

Sementara itu Rafsanjani yang dimintai keterangan di kantor Sat Pol PP tidak mengakui bahwa dirinya maling. Bahkan dia mengaku meninggalkan motor di halaman kantor.

a�?Saya nunduk tadi bukan mau membuka paksa kunci motor orang. Tapi saya menggambil barang saya yang jatuh,a�? tuturnya.

Hingga berita ini ditulis, Rafsanjani masih dimintai keterangan oleh pihak berwajib di Sat Reskrim Polres Bima Kota. (nk/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara