Lombok Post
Praya

Polisi Cari Unsur Pidana Lain

Kapolres Lombok Tengah AKBP Nurodin

MATARAM – Penyidik Polres Lombok Tengah (Loteng) belum menyerahA� menyelidiki dugaan korupsi kasus pengadaan mesin pemotong enceng Gondok Bendungan Batujai. A�Meski sempat terkendala tim ahli A�Kapolres Lombok Tengah AKBP Nurodin menyebut pihaknya terusA� mencari celah pidananya.

a�?Nanti kita lihat. Mungkin saja bisa markup harga,a�? kata Nurodin saat ditemui di Mapolda NTB, kemarin (20/9).

Polisi bermelati dua ini menerangkan, tim sudah turun ke lapangan untuk mengecek fisik kondisi mesin Amphibian Tool Carrier SLN-71 AWC tersebut. Hasilnya, tidak ditemukan unsur pidana seperti laporan yang diterima penyidik.

a�?Kita sudah telusuri. Alatnya berfungsi kok. Tidak ada spesifikasi yang rusak,a�? jelasnya.

Nurodin mengungkapkan, jika unsur pidana lain yang diupayakan itu tidak terpenuhi. Pihaknya akan segera memberhentikan kasus tersebut.

a�?Itu untuk memberikan kepastian hukum terhadap penanganan kasus,a�? ungkapnya.

Diketahui, pengadaan alat berat tersebut dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi NTB dengan pagu anggaran Rp 1,5 miliar. Dan pada saat tender dimenangkan oleh PT SLN.

Rencananya, alat tersebut akan digunakan untuk mengatasi populasi eceng gondok di wilayah Bendungan Batujai, Loteng. (arl/r2)

 

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Jangan Larang Anak-Anak Masuk Masjid

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Hujan Datang, Longsor Mengancam

Redaksi LombokPost

Anggaran Tidak Terduga Tetap Tersedia

Redaksi LombokPost

PAD Bocor, Pemkab Libatkan BPK

Redaksi LombokPost