Lombok Post
Selong

Terapkan Jumat Keliling, Serap Aspirasi Masyarakat

AKBP Wingky Adithyo Kusumo

AKBP Wingky Adithyo Kusumo resmi menjabat Kapolres Lombok Timur (Lotim). Bagaimana sosok pria ini dan apa saja terobosan yang ia siapkan untuk Lotim?

***

Wajah baru kini menakhodai Polres Lotim. Dialah AKBP Wingky Adithyo Kusumo mantan Kapolres Lombok Barat (Lobar) yang didaulat menggantikan AKBP Karsiman sebagai kapolres baru. Di hari pertama kemarin (21/9) ia langsung membeberkan sejumlah program untuk mengoptimalkan pelayanan kepolisian di Gumi Selaparang.

“Saya pikir Lombok Timur ini punya karakter masyarakat yang hampir sama dengan Lombok Barat. Sehingga ada beberapa program yang sudah saya lakukan di Lombok Barat akan saya adopsi untuk diterapkan di sini juga,” kata dia.

Salah satu program yang dimaksud yakni program Jumat keliling. Dimana, ia bersama Babinkamtibmas di setiap desa akan turun menyambangi masyarakat sekadar untuk menjalin silaturahmi sambil melaksanakan ibadah salat Jumat.

Program tersebut diyakininya akan membuat sinergitas aparat kepolisian dan masyarakat akan terjalin kuat. Sehingga akan berdampak pada keamanan.

” Meskipun pasti akan ada penanganan yang berbeda di sini. Karena di sini pariwisatanya kan tidak seperti Lombok Barat. Selain itu masyarakatnya hampir 100 persen muslim. A�Jadi tentunya ada penanganan yang berbeda,” jelasnya.

Pria kelahiran Solo, 17 Juni 1974 mengaku sudah bertugas di beberapa tempat. Di Lobar, ia menjabat kapolres selama 13 bulan. Sebelumnya, ia A�pernah berdinas di Mabes, Polda Banten hingga ke Sulawesi. Beberapa daerah yang pernah ditanganinya ia rasakan hampir memiliki karakter masyarakat yang sama.

“Kalau kita sudah kuatkan silaturahmi dengan masyarakat, tentu mereka akan merasa dekat dengan kita. Sukur mereka bisa ikut terdorong menjaga Kambtibnas,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, sebagai seorang Kapolres, bukan saatnya lagi harus menunggu laporan di dalam ruangan. Sebagai Kapolres Lotim ia berjanji akan sering turun ke masyarakat. “Sesuai dengan permintaan Kapolri dan presiden Kapolres itu juga harus turun ke kandang.

Bahkan ke kandang sapi. Sambil kita mengontrol wilayah, karena kita tahu masih banyak terjadi kasus pencurian hewan,” beber pria dua anak ini sambil tersenyum ramah. (HAMDANI WATHONI/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost