Lombok Post
Metropolis

Banyak Panggung, Minim Atraksi

panggung
KOSONG: Sebuah panggung di Pantai Ampenan yang sangat jarang difungsikan dan lebih sering kosong.

MATARAM – Kota Mataram memiliki banyak panggung yang berdiri kokoh. Ada di Pantai Ampenan, Taman Udayana, Pasar Seni Sayang-Sayang, bahkan di Taman Sangkareang. Sayangnya hampir semua panggung tersebut tidak banyak dijadikan sebagai tempat atraksi pertunjukan.

a�?Tidak tahu, tidak ingat ada kegiatan di sini,a�? kata Andi, seorang pedagang di Pantai Ampenan ketika ditanya kapan terakhir kali panggung di sana dipergunakan.

Hal tersebut boleh jadi akibat kurang kreatifnya Pemerintah Kota Mataram. Panggung-panggung yang ada, tak dimanfaatkan secara maksimal. Hingga kini belum ada satupun panggung yang dijadikan tempat menggelar pertunjukan rutin.

Padahal aneka seni budaya dan seni pertunjukan jika mampu dikemas menarik pasti mendatangkan wisatawan yang tak sedikit. a�?Kita belum mampu untuk itu (pentas rutin,red),a�? kata Kadis Budpar Kota Mataram HA Latif Nadjib

Menurutnya hal itu sebenarnya bukan karena tidak ada yang bisa ditampilkan. Masalah utama ada pada koordinasi yang belum terjalin baik antar beragam pelaku wisata daerah ini. Jikapun dipaksakan tampil, belum tentu ada wisatawan yang datang menyaksikan pertunjukan tersebut. Bisa saja guide yang membawanya berkeliling tak memasukkan tempat-tempat tersebut sebagai destinasi yang harus dikunjungi.

a�?Kami baru bisa mentaskan atraksi seni di panggung-panggung hotel, itupun belum jadi agenda rutin,a�? pungkasnya. (yuk/r3)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost