Lombok Post
Praya

Puyung dan Ranggaggata Gelar Pilkades

MULAI SIBUK: Para panitia penyelenggara Pilkades di Desa Puyung, Jonggat Lombok Tengah mulai sibuk mempersiapkan logistik pesta demokrasi di desanya, kemarin (28/9).

PRAYA – Hari ini Kamis (29/9) warga Desa Puyung, Jonggat dan Desa Ranggaggata, Praya Barat Daya Lombok Tengah (Loteng) akan menggelar Pilkades. Kedua desa itu, diberikan kesempatan untuk mengulangi prosedur perbaikan syarat administrasi calon, sebagaimana yang diatur dalam Perda 1 Tahun 2016, pasal 8 ayat 3.

a�?Hasilnya, ada perubahan jumlah calon yang akan maju dalam pilkades di desa kami ini,a�? kata sekretaris panitia penyelenggara Pilkades Puyung Lalu Husairi, kemarin (28/9).

Awalnya, kata Husairi jumlah calon yang ditetapkan panitia sebanyak tiga orang, dari total calon delapan orang. Mereka tersebut meliputi, Hermanto, Lalu Edith Rahardian dan Saipuddin. Begitu dilakukan perbaikan syarat administrasi calon, bertambah dua orang yaitu, Lalu Mujtahid Surgo dan Salam.

Sisanya, tiga orang calon, dinyatakan gugur karena tidak memenuhi syarat. a�?Alhamdulillah, begitu kami nyatakan perubahan itu, warga masyarakat menerima. Insya Allah, tidak ada lagi masalah, tinggal pelaksanaan saja,a�? katanya.

Masa perbaikan syarat administrasi yang dimaksud, tambah Husairi diberikan waktu selama tujuh hari. Panitia melakukan uji faktual terhadap syarat yang diajukan. Khususnya, kewajiban mengantongi minimal 10 persen salina identitas kependudukan pemilih.

a�?Jumlah tempat pemungutan suara di desa kami sebanyak 21 titik, tersebar di 16 dusun. Sedangkan, daftar pemilih tetap (DPT) mencapai 10.715 orang,a�? kata Husairi.

Pada DPT terakhir Pilbup, kata Husairi jumlahnya mencapai 11.481 orang. Itu artinya, terjadi pengurangan DPT sebanyak 766 orang. Penyebabnya adalah, karena meninggal dunia, pindah domisili.

Sementara itu, dari informasi yang diserap Lombok Post, untuk Desa Ranggaggata tidak ada perubahan jumlah calon, tetap berjumlah dua orang, dari total calon sebanyak enam orang.

a�?Prinsipnya, kami menginginkan pelaksanaan Pilkades di dua desa yang tertunda itu, berjalan lancar dan aman,a�? kata Ketua Komisi I DPRD Loteng Samsul Qomar, terpisah.

Terhadap penundaan itu, kata Qomar agar dapat dipetik pelajaran berharga, bagi panitia ditingkat desa, kecamatan hingga daerah. Khususnya, menyangkut ketentuan hukum yang wajib patuhi. Bukan sebaliknya, diabaikan begitu saja.

A�a�?Begitu pelaksanaan, Insya Allah kita langsung melakukan tinjauan ke Puyung dan Ranggaggata. Kita berharap aman-aman saja,a�? sambung Sekda Loteng, Nursiah, singkat.(dss/r3)

Berita Lainnya

Banyak PNS Cerai Gara-gara Selingkuh

Redaksi LombokPost

Islam Itu Rahmatan lil Alamin

Redaksi LombokPost

Tiga Kios Warga Hangus Terbakar

Redaksi LombokPost

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Loteng Susun Regulasi Pendidikan Inklusi

Redaksi LombokPost

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Penjualan Songket Sukarara Anjlok

Redaksi LombokPost

Warga Merasa Bayar Angin, Bukan Air PDAM

Redaksi LombokPost