Lombok Post
Bima - Dompu

Reward untuk Mitra BPJS Kesehatan Bima

BELAJAR ILMU KOMUNIKASI : Peserta gathering BPJS Kesehatan Cabang Bima berfoto bersama psikolog Ika Shinta Sari (lima dari kanan) usai acara.

SUMBAWA BESAR – Suasana riuh tercipta di kawasan Ai Loang, Sumbawa Besar. Puluhan orang berkumpul dalam kegiatan outbondA� yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Bima, belum lama ini.

Sebanyak 43 orang hadir di acara gatehring. Terdiri dari 5 perwakilan masinga��masing dinas kesehatan, 25 kepala puskesmas, 10 dokter praktek perorangan, dan perwakilan 3 klinik pratama yang terletak di wilayah kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bima.

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bima Elly Widiani mengatakan, acara tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian pihaknya untuk penguatan fungsi pelayanan kesehatan primer. Sekaligus reward bagi mitra BPJS yang memiliki pencapaian kinerja paling baik berdasarkan indikator kinerja versi BPJS Kesehatan cabang Bima.

a�?Tidak semua mitra kami ikutkan dalam kegiatan ini, hanya mereka yang memiliki nilai baik saja yang kami ajak mengikuti acara ini, sebagai reward atas pencapaian kinerja mereka yang bagus,a�? terangnya.

Selain outbond, dalam kegiatan tersebut juga diselipkan pemberian ilmu persuasive communication oleh psikolog Ika Shinta Sari. a�?Ilmu komunikasi adalah salah satu kemampuan dasar yang wajib dimiliki pelayan, khususnya di bidang kesehatan,a�? jelas Miftahul Jannah, kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Primer (MPKP) BPJS Kesehtan Cabang Bima.

Suasana ceria dan menyenangkan terbangun dalam training yang dibawakan secara piawai oleh Shinta. Lengkap dengan topeng dan topia��topi pesta yang dikenakan oleh seluruh peserta.

a�?Saya sengaja mendesain suasana training ini menjadi meriah dan lucu a�� lucuan, supaya semua peserta bisa fresh dan kemudian bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada peserta BPJS,a�? kata Shinta.

Dokter Agus Dwi Pitono, dokter praktek swasta yang terpilih menjadi salah satu dokter terbaik membenarkan pernyataan Miftahul Jannah. Menurutnya, kemampuan komunikasi sangat diperlukan dalam menjalankan tugasnya sebagai dokter pelayan masyarakat.

a�?Dalam menghadapi pasien kan diperlukan metode komunikasi khusus agar bisa mengena. Saya rasa penyampaian materi komunikasi terutama tentang neuro linguistik program ini sangat bagus, apalagi dibawakan oleh psikolog yang memang menguasai bidangnya a�? ujarnya.

Ayah dua anak ini juga mengapresiasi kegiatan gathering yang diwujudkan dalam bentuk outbond dan training oleh BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bima. Acara yang dilakukan di luar ruangan membuat para penjaga pintu gerbang pelayanan JKN-KIS bersemangat. a�?Fresh kalau dibuat seperti ini, sayangnya kurang lama,a�? katanya sambil tersenyum. (ida/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara