Lombok Post
Politika

Dewan Soroti Pembalakan Liar

DISITA: Ribuan batang kayu yang di duga hasil pembalakan liar di sita polres dompu,Rabu (28/9) lalu. khasus ilegal logging kini semakin marak dan mengancam kawasan hutan

MATARAMA�– Anggota Komisi II DPRD NTB TGH Hazmi Hamzar turut menyorot aksi pembalakan liar di kawasan hutan Kabupaten Lombok Timur. Menurutnya, terjadinya pembalakan liar karena masyarakat tidak memiliki mata pencaharian.

a�?Pemberdayaan masyarakat kawasan hutan masih kurang,a�? kata Hazmi, kemarin (29/9).

Salah satu upaya memberdayakan masyarakat sekitar hutan dapat dilakukan dengan memberikan modal usaha seperti ternak atau unggas dan lainnya dari dinas terkait.

a�?Memang patut disayangkan masyarakat lakukan pembalakan, tapi kalau ada kegiatan ekonomi lain yang diberikan mereka tidak akan lakukan itu,a�? ungkapnya.

Sementara untuk menghentikan atau meminimalisir aksi tersebut, pemda atau pemkab bisa memanfaatkan sabuk sekitar hutan. Artinya para pemuda-pemudi yang berada di sekitar kawasan hutan.

a�?Ajak keterlibatan sabuk hutan untuk menjaga hutan bersama-sama,a�? katanya.

a�?Dari hal kecil saja dengan memberikan seragam misalnya, mereka sudah mau bekerja sama jaga hutan,a�? tambah politisi PPP ini.

Ia juga berharap aksi pembalakan liar di kawasan hutan segera bisa dihentikan. Karena jika terus dibiarkan maka pohon-pohon lambat laun akan habis. Mengingat aksi pembalakan tidak hanya merusak kelestarian dan ekosistem alam, juga merugikan masyarakat NTB. (ewi/r7)

 

Berita Lainnya

Surya Paloh Road Show ke Lombok

Redaksi LombokPost

Produk Olahan Pertanian Bisa Jadi Peluang Usaha Emak-Emak

Redaksi LombokPost

Didukung Warga, Ustad Budi Tak Gentar Dikepung Calon Petahana

Redaksi Lombok Post

Wajib Atasi Masalah Tanpa Masalah

Redaksi LombokPost

Dianggap Tak Berimbang, TV ini Diboikot Prabowo-Sandi

Redaksi LombokPost

Gagal, Caleg PAN NTB Akan Dapat Kompensasi

Redaksi LombokPost

Nurdin Rangkul FKPPI NTB

Redaksi LombokPost

Sama-sama Rasakan ”Efek Ekor Jas

Redaksi LombokPost

Hari Pertama, Fokus Tes Kesehatan Fisik

Redaksi LombokPost