Lombok Post
Kriminal

Harimau Sumatera Hadiah Ultah Gatot

DIPERIKSA: Dewi Aminah (kerudung hitam) usai diperiksa penyidik Subdit III Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, di Polda NTB, kemarin (30/9).

MATARAM – Subdit III Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, berhasil menyingkap asal usul satwa dilindungi di kediaman Gatot Brajamusti.

Kasubdit III Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Sutarmo mengatakan, satu ekor harimau sumatera yang telah diawetkan dan satu ekor elang jawa, bukan dibeli langsung Gatot Brajamusti. Melainkan pemberian salah satu kerabat.

a�?Pengakuannya dikasih orang, hadiah ulang tahun (ultah),a�? kata Sutarmo, kemarin (30/9).

Ketika dikonfirmasi apakah kerabat tersebut merupakan salah satu artis, Sutarmo enggan mengungkapkannya. a�?Kawan dari Gatot Brajamusti, inisialnya GB,a�? ungkap dia.

Sementara itu, terkait perkembangan penyidikan kasus satwa dilindungi, Sutarmo mengatakan telah memasuki tahap final. Pemeriksaan terhadap Gatot sebagai tersangka dan Dewi Aminah sebagai saksi, telah rampung. A�Karenanya, lanjut Sutarmo, penyidik siap melimpahkan berkas Gatot ke Kejaksaan.

a�?Sudah cukup pemeriksaannya. Dalam waktu dekat ini akan kita ajukan ke jaksa penuntut umum,a�? terang Sutarmo.

Dalam pemeriksaan Gatot, Kamis (29/9) kemarin, penyidik mencecar Gatot dengan 29 pertanyaan. Hal serupa dilakukan untuk Dewi Aminah. Istri dari Gatot ini diberikan 28 pertanyaan seputar asal usul hewan yang dilindungi tersebut. Hasilnya cukup menguatkan. Bisa menjadi alat bukti tindak pidana yang telah disangkakan.

a�?Hasilnya nanti saja, kita akan buka di pengadilan,a�? ucap Sutarmo.

Lebih lanjut, Sutarmo menjelaskan, meski satwa dilindungi tersebut merupakan pemberian orang, tapi Gatot terbukti melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ini berdasarkan barang bukti, keterangan saksi, dan fakta yang ditemukan penyidik.

a�?Apapun alasannya, semua warga negara harus paham. Kalau aturan sudah diundangkan, harus dipatuhi, bila tidak tentu ada konsekuensinya,a�? imbuhnya.

Diketahui, dalam penggeledahan yang dilakukan petugas di kediaman Gatot Brajamusti, di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, akhir Agustus lalu petugas menemukan satu ekor harimau sumatera dan satu ekor burung elang jawa yang sudah diawetkan. Kedua hewan tersebut diketahui merupakan satwa dilindungi. (dit/r2)

Berita Lainnya

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost

Aksi Penjambret Terhenti Setelah Tiga Jam Beraksi

Redaksi LombokPost

Polda NTB Raih Hassan Wirajuda Award

Redaksi LombokPost

Kabur, Pasien RSJ Selagalas Gantung Diri

Redaksi LombokPost

Penyidik Siap Gelar Perkara Laporan Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Jaksa Tuntut Ringan Terdakwa Tapun

Redaksi LombokPost

Polda NTB Seleksi Pejabat Eselon III BPS

Redaksi LombokPost

Roswati Melawan Lewat PK

Redaksi LombokPost

Antisipasi Tren Kejahatan Akhir Tahun

Redaksi LombokPost