Lombok Post
Kriminal

Pakai Narkoba Lagi, Reza Bisa Dibui

TAMPAK SEGAR: Reza Artamevia usai menjalani rehabilitasi sesi pertama di Kantor BNNP NTB, di Mataram, beberapa waktu lalu.

MATARAM – Artis Reza Artamevia akhirnya menuntaskan sesi rehabilitasinya di kantor BNN NTB kemarin (30/9).Meski tuntas menjalani delapan sesi konseling rehabilitasi, BNN NTB mengaku A�tetap melakukan pemantauan terhadap aktivitas Reza.

a�?Sudah selesai hari ini (kemarin, Red), tapi tetap kita pantau,a�? kata Kepala BNN NTB Kombes Pol Sriyanto, kemarin (30/9).

Sriyanto melanjutkan, langkah pemantauan tersebut untuk melihat, apakah artis 41 tahun tersebut akan menggunakan narkoba lagi atau tidak. a�?Kita lihatnya melalui keluarga atau kuasa hukum,a�? tambah Sriyanto.

Bila nanti ternyata Reza kembali menggunakan narkoba Sriyanto mengatakan, tak menutup kemungkinan akan ada rehabilitasi kedua untuk Reza. Namun, jika Reza kali ketiga tertangkap melakukan penyalahgunaan narkoba, tidak ada rehabilitasi lagi untuk dia.

a�?Kalau tiga kali kena, yang ketiga ini langsung masuk penjara. Rehabilitasi tidak berlaku lagi,a�? ungkap dia.

Menurut Sriyanto, hal tersebut berlaku untuk semua orang yang telah menjalani rehabilitasi di BNN. Bukan saja untuk Reza Artamevia. a�?Semua orang direhabilitasi itu cuma dua kali, kalau kena yang ketiga langsung dibui, begitu aturannya,a�? tegas Sriyanto.

Sementara itu, usai menjalani sesi konseling yang kedelapan, Reza Artamevia mengucapkan terima kasih kepada BNN NTB yang telah menerima proses rehabilitasinya. a�?Nyaman selama diperiksa di BNN, terima kasih,a�? kata Reza.

Terkait apakah dirinya ada keinginan untuk kembali mengkonsumsi narkoba usai rehabilitasi, Reza membantahnya. Dengan tegas, Reza mengakui bahwa dirinya bukan pecandu.

a�?Saya juga tidak merasa sebagai seorang pecandu narkotika,a�? tegas Reza.

Terpisah, Kabid Rehabilitasi BNN NTB Yolly Dahlia mengaku masih memikirkan konsep mengenai pengawasan terhadap Reza usai rehabilitasi ini. a�?Karena mobilitas Reza yang cukup tinggi, kita masih pikirkan seperti apa bentuk pengawasannya,a�? kata dia.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost