Lombok Post
Praya

PPK RTH Barabali Menyusul ke Bui

kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya Feri Mupahir

PRAYAA�– Satu persatu, tersangka dugaan korupsi pembangunan rumah potong hewan (RTH) di Desa Barabali, Batukliang Lombok Tengah (Loteng) dijebloskan ke jeruji besi. Kali ini, giliran pejabat pembuat komitmen (PPK) EK (inisial-red), yang ditahan.

a�?Tinggal dua tersangka lagi. Insya Allah, Senin kita layangkan panggilan,a�? kata kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya Feri Mupahir pada Lombok Post, kemarin (30/9).

Pemeriksaan EK, kata Feri dilaksanakan sebelum salat Jumat kemarin.Total tersangka dugaan korupsi pembangunan RTH Barabali, yang menelan anggaran Rp 1,4 miliar lebih tersebut, tekan Feri berjumlah empat orang. Sebelumnya, jaksa menahan konsultan pengawas pembangunan RTH inisial KW. Masing-masing dikurung selama 20 hari kedepan.

a�?Begitu berkas kedua tersangka yang dimaksud lengkap, baru dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Mataram,a�? kata orang nomor satu di Kejari Praya tersebut.

Ia pun mengaku, belum bisa memastikan apakah, minggu-minggu ini seluruh tersangka yang dimaksud, dijebloskan ke jeruji besi. Alasannya, karena ada dari mereka yang tidak mengindahkan surat panggilan jaksa. Kendati demikian, kata Feri persoalan itu tetap menjadi atensi.

a�?Kalau mereka datang semuanya, bisa jadi kami langsung tahan. Tapi, ini datangnya satu persatu. Walau pun demikian, kami harus menuntaskan dugaan korupsi yang satu ini,a�? katanya.(dss/r2)

Berita Lainnya

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Jangan Larang Anak-Anak Masuk Masjid

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Hujan Datang, Longsor Mengancam

Redaksi LombokPost

Anggaran Tidak Terduga Tetap Tersedia

Redaksi LombokPost

PAD Bocor, Pemkab Libatkan BPK

Redaksi LombokPost

Jangan Jadi TKI Turun Temurun

Redaksi LombokPost

Hujan Mulai Minta Korban

Redaksi LombokPost

TNI Marathon Dongkrak Pariwisata Loteng

Redaksi LombokPost