Lombok Post
Selong

Tim Pengawas Eksternal Polres Lotim Dipertanyakan

Muhtar Halidi mempertayakan dasar pembentukan dan peran pengawas eksternal yang dibentuk Polres Lotim belum lama ini.

SELONGA�– Akademisi Universitas Gunung Rinjani (UGR), Muhtar Halidi A�mempertayakan dasar pembentukan dan peran pengawas eksternal yang dibentuk Polres Lotim belum lama ini. DIkhawatirkan, peran pengawas ini nantinya mempengaruhi kinerja aparat kepolisian dalam menjalankan tugasnya.

a�?Di tim pengawas eksternal itu kan ada unsur dewan, LSM, media dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Saya khawatir nanti misalnay ketika dalam melakukan proses penyidikan, ada intervensi dari pengawas eksternal ini terhadap aparat kepolisian,a�? kata dia kepada Lombok Post kemarin (30/9).

Dijelaskannya, dalam Undang-udang pekerjaan kepolisian tidak boleh diintervensi. Kalau pun harus diawasi sudah ada Kompolnas yang dinilainya menjadi pengawas kinerja aparat kepolisian. Sehingga, pembetukan pengawas eksternal ini dinilai kurang tepat.

a�?Karena di sana ada unsur dewan dan LSM. Saya khawatir nanti ada kepentingan politik dalam pembentukan pengawas eksternal tersebut. Bisa saja kan dewan mempengaruhi aparat kepolisian ketika nanti ada tersangka dari oknum anggota dewan itu sendiri,a�? ungkapnya.

Kalaupun tim pengawas eksternal ini hanya mengawasi hasil kinerja kepolisian tanpa mengintervensinya, ia menilai di sana sudah ada upaya pra peradilan.

a�?Makanya perlu dipertanyakan, apa maksud pembentukan pengawas eksternal kepolisian ini dan apa dasar hukumnya,a�? tanya Halidi.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Lotim melalui Kasubbag Humas I Made Tista menjelaskan pembentukan pengawas eksternal ini tidak seperti yang dibayangkan oleh pengamat hukum.

a�?Ini adalah salah satu program dari kapolri. Jadi pengawas eksternal ini mengawasi secara umum, bukan secara teknis apalagi mengintervensi kerja aparat kepolisian,a�? terang Tista.

Melalui Program Promoter ada 11 program Polri dengan 61 kegiatan yang akan dilakukan. Ini sebagai upaya meningkatkan kinerja dan citra kepolisian di mata masyarakat. Mulai dari program pemantapan informasi internal, pelayanan publik A�yang lebih mudah, peningkatan Kamtibnas dan pelibatan masyarakat hingga program penguatan pengawasn kerja Polri.

a�?Pembentukan pengawas eksternal ini didasarkan pada program ke sepuluh yakni penguatan pengawasan tersebut. Sehingga kinerja Polri bisa lebih transparan dan diawasi oleh semua pihak,a�? jelasnya.

a�?Memang ada Kompolnas. Tapi pengawas ini sifatnya lebih khusus untuk mengawasi kinerja para aparat kepolisian di Polres Lotim. Karean mereka sendiri yang setiap saat bersentuhan dengan kinerja Polres Lotim di sini,a�? imbuhnya. (ton/r2)

Berita Lainnya

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

SKD Selesai, Banyak Formasi CPNS Lowong

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost