Lombok Post
Selong

Dana Desa Tahap II Terhambat

BAHAS PENYELESAIAN: Kepala BPMPD Lotim, H Syamsudin bersama pihak Inspektorat Lotim mengundang sejumlah Kepala Desa mencari solusi terganjalnya pencairan dana desa tahap II di kantor BPMPD kemarin (3/10).

SELONG – Pencairan dana desa tahun anggaran 2016 tahap II di Lombok Timur terganjal. Hal ini lantaran tiga desa terlambat menyerahkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) penggunaan anggaran tahap pertama. Untuk itu, kemarin sejumlah Kades diundang oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Lombok Timur (Lotim) untuk membahas persoalan ini. Karena, akibat persoalan ini semua desa yang ada di Lotim kena imbasnya.

a�?Iya ada laporan penggunaan dana desa yang tertunda sebesar 437 juta. Tiga desa itu yakni, Desa Dara Kunci, Desa Pringgabaya Utara dan Lenek Lauk,a�? kata Kepala BPMPD, H Syamsudin.

Sampai dengan waktu yang ditentukan, tiga desa ini tidak menyerahkan lapora penggunaan dana. Akibatnya, pihak BPMPD pun terpaksa ikut menunda penyerahan laporan kepada pemerintah pusat.

a�?Makanya, akibatnya pusat juga memberikan sanksi pada kita untuk menunda pencairan dana desa tahap II ini. Sekarang sudah selesai, dua tiga hari sudah bisa dicairkan,a�? terang dia.

Antara desa yang satu dengan yang lainnya dikatakan jumlah besaran penerimana dan desa tahap II besarnya berbeda.

a�?Sebenarnya kalau tidak ada persoalan ini sudah bisa saya kirimkan ke bawah, Dinas PPKA juga sudah mengultimatum kalau ada permintaan dari BPMBD dana tersebut langsung diserahkan. Karena saat ini uang tersebut ada di rekening umum kas daerah,a�? ucapnya.

Dalam penyelesaian persoalan pencairan dan desa tahap II kemarin, BPMPD melibatkan inspektorat untuk pengawasan. Agar penggunaan dana desa tahap dua ini bisa sesuai dengan peruntukannya. a�?Karena kan pada saatnya nanti, akan diperiksa benar nggak dimanfaatkan sesuai APBD desa (Dana desa, Red). Supaya tidak terjadi penyimpangan,a�? harapnya.

Akibat kendala ini, sejumlah Kades sempat melaksanakan protes saat diskusi penyelesaian persoalan berlangsung. DIkarenakan, sejumlah kepala desa sempat khawatir dana desa tahap II tak bisa dicairkan. Padahal beberapa di antara mereka sudah menyusun anggaran berbapagi agenda memanfaatkan dana deswa tahap II ini. Misalnya yakni anggaran untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak mendatang. a�?Karena di dana desa tahap II ini kan kami sudah alokasikan untuk biaya Pilkades serentak,a�? ujar salah seorang Kepala Desa dengan nada tinggi dalam pertemuan tersebut.

Sementara Kades Bintang Rinjani, Kecamatan Suralaga, H Nasrun menerangkan kalau pihak Desa memang tengah membutuhkan dana ini untuk merealisasikan sejumlah program mereka. a�?Ya tentu kita sangat butuh secepatnya. Untuk merealisasikan sejumlah program fisik maupun non fisik yang ada di desa,a�? ujarnya. (ton/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost