Lombok Post
Praya

Kades Puyung Terpilih Belum Aman

DIJAGA KETAT: Personl kepolisian tengah menjaga proses rekapitulasi suara Pilkades di Desa Puyung, Jonggat Lombok Tengah kemarin (3/10).

PRAYA – Persoalan hasil Pilkades di Desa Puyung, Jonggat Lombok Tengah (Loteng) terus menggelinding.Sejumlah warga desa setempat berencanaA� melaporkan mantan pelaksana tugas (Plt) kepala desa (kades) setempat, yang juga pemenang Pilkades kemarin Lalu Edith Rahardian ke kejaksaan negeri (Kejari) Praya.

a�?Diduga bersangkutan melakukan dugaan penyelewengan alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD),a�? kata salah wargaA� Desa Puyung Joti Baskara, kemarin (3/10).

Langkah yang dilakukan warga, kilah Joti bukan menyangkut hasil Pilkades, karena urusan menang dan kalah merupakan hal biasa dalam berdemokrasi.

a�?Sebenarnya, sebelum Pilkades kami sudah menyiapkan langkah ini. Jadi, tidak ada sangkut pautnya dengan Pilkades,a�? tekannya.

Sementara sejumlah calon yang kalah terus mempertanyakan hasil Pilkades tersebut. Karena dianggap cacat hukum, sehingga perlu dilakukan Pilkades ulang.

A�a�?Kalau kami konsentrasi persoalan hukum saja,a�? tegasnya.

Soal kades terpilih yang dimaksud, lanjutnya dilantik atau tidak, pihaknya mengaku tidak mau ambil pusing. a�?Dokumen laporan dugaan penyelewengan anggaran desa sudah siap. Tinggal kami layangkan ke jaksa saja,a�? tekan Joti.

Sementara itu, salah satu calon kades Puyung yang gagal H Hermanto mengatakan, para calon sepakat akan melakukan aksi demonstrasi secara besar-besaran.

Menurut rencana, calon dan massa pendukung akan mendatangi kantor desa, kemudian menuju kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD).

Jadwalnya, kata Hermanto digelar Rabu, besok. Aksi unjuk rasa, akan diiringi musik kecimol dan gendang beleq. a�?Apa pun yang terjadi dan apa pun alasannya, hasil Pilkades di Desa Puyung, kami tolak karena cacat hukum,a�? tegasnya, terpisah.

Kalau pun BPMD ngotot mengajukan kades terpilih untuk dilantik Desember mendatang, tambah mantan kades dua periode tersebut, maka warga akan mengajukan mosi tidak percaya, atas keberadaan pemimpin akar rumput itu.

a�?Saya bukannya tidak menerima kekalahan. Tapi, saya tidak terima dengan berbagai macam kecurangan yang terjadi. Saya siap membuktikannya,a�? tegas Hermanto.Calon yang lain, tambah Hermanto sudah sepakat akan melaksanakan gerakan yang sama.

Soal adanya laporan para tokoh pemuda dan masyarakat, menyangkut dugaan penyelewenangan anggaran pembangunan desa, pihaknya mengaku tidak mau mengarah ke sana. Kecuali, mengurusi hasil Pilkades saja.

a�?Sampai keputusannya, Pilkades di desa kami ini di ulang atau dibatalkan. Tidak ada tawar menawar lagi dan tidak ada pilihan lain,a�? tegasnya lagi.(dss/r2)

A�

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost