Lombok Post
Kriminal

Cek Legalitas Kendaraan Kini Semakin Mudah

Kasubdit Regiden Ditlantas Polda NTB AKBP Bagus Winarta.

MATARAMA�– Ketidaksesuaian identitas pemilik kendaraan dengan surat kendaraan bermotor, masih banyak terjadi di wilayah hukum Polda NTB. Ini membuat aparat kesulitan dalam melakukan pengendalian dan pengawasan. Terutama bila terjadi tindak pidana pencurian.

Kasubdit Regiden Ditlantas Polda NTB AKBP Bagus Winarta mengatakan, selama ini masih banyak warga yang belum tertib administrasi. a�?Padahal kalau bisa tertib administrasi, gampang melakukan pengecekan keabsahan kendaraan bermotor dan kepemilikannya,a�? kata Bagus, kemarin (4/10).

Karena itu, pihaknya berharap tumbuh kesadaran masyarakat untuk melakukan registrasi identitas pribadi dengan surat kendaraan. Agar memudahkan aparat kepolisian melakukan pengendalian dan pengawasan.

Lebih lanjut, Bagus menjelaskan, bila terdapat data akurat terkait kepemilikan kendaraan, segala tindakan kejahatan yang berkaitan dengan kendaraan bermotor (ranmor) akan mudah diantisipasi. a�?Seperti Bom Bali, pengungkapannya pertama kali karena plat nomor kendaraan yang digunakan pelaku,a�? ucap dia.

Bukan itu saja, manfaat kesesuaian data terkait identifikasi ranmor pun bisa dirasakan langsung masyarakat. Bagus melanjutkan, data tersebut bisa juga dipakai masyarakat saat melakukan transaksi jual beli ranmor.

a�?Jadi bisa langsung di cek, benar atau tidak itu pemilik aslinya? Bisa mengantisipasi masyarakat tertipu dengan ranmor hasil kejahatan,a�? kata dia.

Untuk memudahkan masyarakat mengecek legalitas kendaraan, Ditlantas meluncurkan sistem aplikasi samsat dan BPKB online atau Sasambo. Aplikasi ini, memuat seluruh data kendaraan yang ada di database Polda NTB.

a�?Kalau ingin mengaksesnya, cukup download di playstore menggunakan handphone berbasis android,a�? terang dia.

Dengan mengakses aplikasi ini, masyarakat dapat memperoleh data kendaraannya. A�Jika kendaraan ilegal, aplikasi Sasambo akan memberikan isyarat kepada pengguna.

a�?Jadi bisa dilihat, apakah ranmor tersebut bermasalah terkait pajak atau bahkan pencurian,a�? ujar dia.

Kedepannya, Ditlantas berencana akan mengintegrasikan dengan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). Tujuannya, untuk menambah layanan pembayaran pajak secara online.

a�?Kita sedang usahakan agar kedepannya semua sistem yang berkaitan dengan lantas bisa dilakukan secara online,a�? pungkasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Jaksa Siap Eksekusi Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Dana BOS Dipakai Untuk Beli Motor

Redaksi LombokPost

Musim Hujan Tiba, 122 Polisi Siaga

Redaksi LombokPost

Bukti Kejahatan 2018 Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Baiq Nuril Siap Ajukan PK

Redaksi LombokPost

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Kenali Modus Jambret

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Berkas TPPO Riyadh Kembali Dilimpahkan

Redaksi LombokPost