Lombok Post
Sportivo

Jaring Atlet Lewat Kejurda

LATIHAN: Atlet Atletik sedang latihan di GOR 17 Desember Mataram, beberapa waktu lalu.

MATARAM – Sembilan bulan lagi PON Remaja Jawa Tengah akan bergulir. Namun Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) NTB belum juga menentukan atlet yang akan dikirim.

Ketua PASI NTB H Suhaimi mengatakan, persiapan PON Remaja masih terbentur dengan evaluasi PON XIX/2016 Jawa Barat. Untuk itu, PASI belum menunjuk atlet yang akan terbang membela NTB pada ajang tersebut.

a�?Belum kita siapkan,a�? kata Suhaimi di GORA� 17 Desember Turida, Mataram, kemarin (5/10).

Ia mengatakan, PASI akan menjaring para atlet melalui Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kabupaten dan Kota. Masing-masing daerah akan diambil beberapa atlet untuk mengikuti persiapan Pra-PON Remaja di Jawa Timur (Jatim).

a�?Kita seleksi atlet lewat Kejurda saja,a�? ungkapnya.

Kejurda ini sudah disepakati. Sekarang tinggal menunggu kepastian waktu penyelenggaraannya. a�?Secepatnya akan kita gelar Kejurda,a�? ujar dia.

Suhaimi membeberkan waktu persiapan untuk menghadapi Pra-PON Remaja makin mepet. Sementara, Pra-PON Remaja di Jawa Timur akan berlangsung 24-26 November.

Untuk itu, PASI harus bergerak cepat untuk mempersiapkan atlet, agar target lolos ke PON Remaja Jateng berjalan mulus.

a�?Semoga tidak ada kendala,a�? harapnya.

Dengan memanfaatkan waktu yang ada, pihaknya akan menggenjot para atlet untuk latihan lebih keras. a�?Kita maksimal waktu yang singkat ini untuk menatap Pra-PON Remaja di Jatim,a�? jelasnya. (arl/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post