Lombok Post
Ekonomi Bisnis Headline

Bangun Empat Pasar Kuliner

GERAKKAN PEREKONOMIAN: Inilah salah satu bangunan Pasar Kuliner di Jeranjang Lombok Barat. Pasar Kuliner ini diharapkan menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat.

MATARAM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) menggelar program pasar kuliner. Terdapat empat titik menjadi sasaran pasar kuliner tersebut. Yakni di Jeranjang, Bajur, Langko Kecamatan Lingsar, dan di Pusuk Lestari Kecamatan Batu Layar.

Kepala Disperindag Lobar H Mahyudin mengatakan, pihaknya menggelontorkan dana Rp800 juta untuk membangun pasar kuliner di empat lokasi tersebut. Masing-masing lokasi menampung delapan pedagang dengan luas area 4 are.

a�?Program ini sebagai upaya mendorong perekonomin masyarakat,a�? kata Mahyudin kepada Lombok Post kemarin (9/10).

Pasar kuliner ini bertujuan mengembangkan potensi dan karakteristik masing-masing daerah. Terlebih daerah tersebut berpotensi untuk pengembangan pariwisata di Lobar. Mahyudin menilai, pasar kuliner di Lobar dapat ditemukan dibeberapa tempat seperti di Narmada, Suranadi, Batu Layar, dan Senggigi.

Diharapkan, dengan adanya pasar kuliner tersebut, animo masyarkat untuk memunculkan ide-ide menyangkut kuliner semakin bergairah. Meski begitu, menurut dia tidak ada kekhususan jenis kuliner yang dijual di pasar tersebut.

Pihaknya optimistis beberapa daerah di Lobar memiliki kuliner khas. Baik dari segi cara pengolahan, rasa, maupun penamaan masing-masing kuliner. Dengan begitu, ke depannya lebih banyak muncul pusat-pusat kuliner di Lobar baik atas inisiasi pemerintah maupun atas kreatifitas masyarakat itu sendiri.

a�?Kita harapkan ke depannya banyak muncul pusat-pusat kuliner sehingga wisatawan dapat leluasa memilih sesuai selera masing-masing,a�? ujar dia.

Dia menyontohkan bagaimana pedagang kuliner di Narmada cukup memberikan warna tersendiri bagi pariwisata Lobar. Begitu juga dengan kawasan kuliner lainnya. Dia yakin dengan adanya pasar kuliner tersebut, semakin banyak orang yang singgah di Lobar.

Pihaknya akan mengklasifikasikan di mana kuliner yang memang khas laut, khas hutan, dan benar-benar khas kedaerahan. Itu untuk mengantisipasi pengembangan destinasi wisata di Lobar. Terlebih, kata Mahyudin, Lobar sudah dikenal sebagai salah satu penyangga pariwisata NTB.

a�?Kita lihat bagaimana perkembangannya nanti. Tapi yang harus dipikirkan adalah bagaimana menggerakkan perekonomian masyarakat dengan menghadirkan usaha-usaha baru,a�? tandas dia. (tan/r3)

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost