Lombok Post
Giri Menang

Pak Bupati, Anak Yatim Ini Butuh Kursi Roda

TOLONG DIBANTU: Asropy bersama ibunya Semelah di Lingkungan Bagu, Keluruhan Gerung Utara, Kecamatan Gerung, kemarin. Hingga saat ini, Asropy belum mendapat bantuan dari pemerintah setempat.

Asropy didiagnosa mengidap penyakit cerebral palsy. Kondisi anak yatim ini sungguh memprihatinkan. Ia lumpuh dan tidak bisa bicara.

***

BOCAH delapan tahun itu hanya terbaring lemas. Kondisi fisiknya tidak seperti anak-anak usia delapan tahun pada umumnya. Tubuhnya kurus, rambutnya rontok. Dia juga lumpuh dan tidak bisa bicara.

Derita Asropy semakin lengkap setelah dokter memastikan syarafnya tidak berfungsi normal alias mengidap cerebral palsy.

Cerebral palsy alias lumpuh otakA�merupakan penyakit saraf yang mengganggu atau memengaruhi koordinasi dan pergerakan tubuh. Kondisi ini terjadi akibat adanya masalah pada bagian otak besar.

Asropy yang kini tinggal berdua bersama ibunya, Semelah, sudah mengalami penyakit ini sejak usia dua tahun. Kondisi warga Lingkungan Bagu, Keluruhan Gerung Utara, Kecamatan Gerung itu hingga kini semakin parah.

Semelah menceritakan, awal mula Asropy mengalami kelumpuhan syaraf sejak menginjak usia dua tahun. Asropy awalnya kejang-kejang, sehingga tubuh putra pertamanya itu tidak bisa bergerak. Begiutpun kakinya tidak bisa berjalan.

Asropy telah berulang kali dibawa ke rumah sakit. Pihak rumah sakit pun mengtakan, Asropy mengalami gangguan syaraf pada otak. Sulit disembuhkan!

Semelah hidup sebagai singel parent. Ayah Asropy sudah meninggal dunia ketika ia menginjak usia dua bulan. Karena kondisi ekonomi keluarga terbatas, anak yatim ini belum diobati secara intensif.

Saat ditanya mengenai bantuan apa saja yang telah diberikan pemerintah, Semelah menjawab belum ada bantuan apapun. Jangankan bantuan, ditengok pun tidak pernah. a�?Bantuan dari pemerintah tidak ada,a�? katanya.

Semelah mengaku saat ini Asropy hanya butuh kursi roda. Agar dia bisa mengajak berjualan Gado-gado ke pasar. Hasil jualan gado-gado ini dipakai Semelah untuk menghidupi anak semata wayangnya itu.

Karena itu, ia berharap ada uluran tangan orang lain untuk memberikan kursi roda. a�?Sangat berharap pemerintah bisa memberikan bantuan kursi roda,a�? pungkasnya. (MUHAMMAD ZAENUDDIN/Giri Menang/r5)

Berita Lainnya

Perawatan Jalan Memang Tak Maksimal

Redaksi LombokPost

Dekat PLTU, Jalur ke Jeranjang Malah Gelap Gulita

Redaksi LombokPost

Tekan Kemiskinan, Eksekutif dan Legislatif Harus Bersinergi

Redaksi LombokPost

Calon PNS Siapkan Diri, Tes SKB Digelar Sehari

Redaksi LombokPost

Jaspel Puskesmas Gunungsari Tersumbat

Redaksi LombokPost

Hotel di Senggigi Mulai Bangkit

Redaksi LombokPost

Empat Bulan Tersiksa di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Giliran Warga Langko Gedor Kantor Desa

Redaksi LombokPost

Dengan Kartu Nikah Administrasi Lebih Mudah, Benarkah?

Redaksi LombokPost