Lombok Post
Kriminal

Awas, Permen Mengandung Narkoba Beredar

Kepala BNN NTB Kombes Pol Sriyanto

MATARAM – Kabar beredarnya permen mengandung narkoba di sejumlah daerah, menjadi atensi Badan Narkotika Nasional (BNN). Kepala BNN NTB Kombes Pol Sriyanto mengharapkan seluruh orang tua dan tenaga pengajar untuk memberikan pengawasan ekstra kepada anak-anak. Selain itu, dia juga meminta orang tua memberikan pemahaman lebih dini terkait bahaya narkoba kepada anaknya.

“Narkoba sekarang banyak modusnya. Tidak saja diperjualbelikan dalam bentuk asli, ada yang dicampur makanan, termasuk permen (berbentuk) jari yang ada di Tangerang Selatan dan Bogor,” kata Sriyanto, kemarin (11/10).

Karena itu, orang tua maupun guru berperan penting untuk mencegah peredaran narkoba yang kian masif. Memberikan pemahaman bahaya narkoba, terutama untuk anak usia sekolah dasar.

“Lebih baik membawa bekal dari rumah, uang jajan bisa juga dibatasi sebagai upaya pencegahan agar anak tidak jajan sembarangan,” imbau dia.

Hal yang sama berlaku untuk guru. Sriyanto meminta para guru untuk mengawasi anak didiknya selama berada di sekolah.

Bila berkaca pada temuan di Bogor dan Tangerang Selatan, aparat penegak hukum menemukan indikasi adanya kandungan narkoba dalam permen berbentuk jari dan lolipop. Jajanan tersebut diketahui beredar dengan bebas di sejumlah sekolah dasar.

Ketika permen tersebut dikonsumsi, akan menimbulkan reaksi ketagihan. Parahnya, anak-anak pengkonsumsi permen yang diduga mengandung narkoba ini, bisa tertidur hingga dua hari berturut-turut.

“Kita juga harus tetap waspada, jaga anak-anak kita sebagai masa depan bangsa, agar terhindar dari narkoba,” kata Sriyanto.

Terlepas dari itu, untuk wilayah NTB jajarannya belum mendapatkan laporan adanya permen jari yang diduga mengandung narkoba. Meski demikian, pihaknya akan terus melakukan pemantuan dan waspada.

“Syukurnya di NTB hingga saat ini belum ada, semoga selamanya seperti itu. Tapi bukan berarti kita lengah, pengawasan akan tetap kita lakukan dengan intensif,” pungkasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost