Lombok Post
Politika

DOB Masih Dikaji Pemerintah

dewi-1
anggota DPD RI dapil NTB Hj Robiatul Adawiyah.

MATARAM – Rencana pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) masih dikaji oleh pemerintah. Termasuk, pembentukan Kabupaten Lombok Selatan dan Kota Samawa Rea. Hal ini diungkapkan oleh anggota DPD RI dapil NTB Hj Robiatul Adawiyah.

Dijelaskan, pengkajian juga masih dilakukan oleh DPR RI. “Usulan 65 daerah otonomi provinsi dan 22 daerah otonomi kabupaten/kota dari DPD RI sudah diserahkan, keputusan dan pengesahannya ada di pemerintah dan DPR RI,a�? tegasnya, kemarin (11/10).

Dikatakan, mengenai perkembangan DOB di Indonesia, telah dilakukan pertemuan sebelumnya oleh seluruh Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Indonesia. Sementara dari NTB dihadiri oleh Bupati se-Pulau Sumbawa.

Mengapa terkesan lamban? Perempuan yang akrab disapa Dewi Rasyid itu menegaskan DOB tidak serta merta menjadi prioritas pemerintah saat ini.

a�?Pemerintah memerlukan itu tadi (kajian-kajian lebih mendalam, Red),a�? katanya.

Perlu diketahui, gaung pembentukan daerah pemekaran ini akibat kompleksitas permasalahan pembangunan di NTB yang melahirkan resistensi masyarakat. Di mana masyarakat kurang bisa merasakan dampak dari pembangunan pelayanan publik.

Diharapkan dengan pemekaran ini, tidak ada lagi kesenjangan ekonomi dan politik yang selama ini merasa dibelenggu. Otonomi daerah, pada hakikatnya bertujuan untuk mencapai masyarakat sejahtera dan memiliki kebebasan bertanggung jawab sesuai kultur dan lokalitasnya. (ewi/r7)

Berita Lainnya

Janji Korban Gempa Harus Dituntaskan

Redaksi LombokPost

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost

HBK Dukung Program Zul-Rohmi

Redaksi LombokPost

Pendaftaran Calon Angota KPU Diperpanjang

Redaksi LombokPost

Sembilan Sekolah Lolos Babak Penyisihan Lomba Cerdas Cermat

Redaksi LombokPost

Partisipasi Pemilih Nasional Ditarget 77,5 Persen

Redaksi Lombok Post

Pemilu Serentak 2019 Ribet

Redaksi LombokPost

Ma’ruf Amin Kampanye di Pondok?

Redaksi Lombok Post

Tiga Caleg DPRD NTB Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost