Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Gabungkan Konsep Rumah Makan dan Kafe

KONSEP BARU: Riyan (tengah) saat menjamu pelanggannya di kafe Move On kemarin (11/10) . Riyan menggabungkan rumah makan dan kafe dalam menjalankan bisnis kulinernya.

Rumah makan dan cafe mulai menjamur di Kota Mataram. Berbagai upaya dilakukan untuk menarik konsumen. Seperti melalui pagelaran live musik, dekorasi tempat, hingga memberikan diskon bagi calon pelanggannya.

Edy Gustan-Mataram

Pada umumnya pengusaha kuliner tentu lebih fokus dalam membangun bisnisnya. Ada yang membuat kafe, ada juga yang membuat warung makan sederhana. Riyan, salah satu pengusaha muda di Mataram justru menggabungkan dua konsep sekaligus.

Lokasinya sangat strategis di Jalan Pendidikan nomor 11 Mataram. Usaha kuliner ini dirintis sejak lama, meski baru beroperasi 4 September lalu. Meskipun baru muncul, tapi usaha kuliner ini langsung dilirik konsumen.

Dilihat dari lokasinya, Riyan membidik konsumennya dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan pegawai kantor. Dia juga membuat pola yang unik dengan memperkerjakan enam karyawan. Tiga orang melayani di siang hari, sisanya melayani saat berubah menjadi cafe pada malam harinya. a�?Kalau siangnya kami namakan rumah makan Dapur Mama, kalau malamnya jadi Move On Kafe,a�? kata Riyan kepada Lombok Post kemarin (11/10).

Pihaknya pun membedakan menu yang disajikan siang dengan menu malam. Untuk siang hari, menu yang disajikan layaknya rumah makan biasa. Ada rawon, lalapan ayam kampung, ikan goreng, dan lainnya. Peminatnya pun beragam dari kalangan mahasiswa hingga orang perkantoran.

Konsep itu dibuat untuk memberikan suasana baru dalam bisnis kuliner. Bahkan, pada malam harinya, dia menyajikan kuliner has anak muda dengan minuman-minuman yang digemari anak muda masa kini. Meski memberikan servis live musik, tapi tentu pihaknya tidak menyediakan minuman beralkohol.

Nama-nama minumannya pun disesuaikan dengan yang digemari anak muda. Ada Glous Mujito, Ice Bread, Granadin Move On,Sunset On, dan Coffe Move On.Sedangkan untuk makanan, tersedia nasi goreng ijo ayam, mie goreng, sea food, dan makanan ringan lainnya seperti roti bakar.

a�?Kami juga menerima pesanan dan ada lokasi untuk perayaan ulang tahun atau untuk rapat berkapasitas 20 orang,a�? ungkap dia.

Penataan tempatnya dibuat sedemikian rupa sehingga menarik perhatian orang. Tidak jarang para pegawai kantor mampir ke rumah makan itu selepas bekerja. Riyan pun mengatur waktunya sedemikian rupa untuk dapat melayani pelanggannya.

Dia optimisits bisnisnya itu akan berjalan lancar dengan jumlah konsumen yang terus meningkat setiap harinya. Ke depan, banyak kejutan-kejutan yang disiapkan bagi pelanggannya. Terlebih, lokasinya cukup strategis dan mudah dijangkau.

a�?Kalau malam minggu sih ada live musiknya. Kami buka hingga jam 12.00 wita,a�? jelas dia. (*/r3)

Berita Lainnya

ILBB-Ancora Foundation Bantu Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post

BI Sosialisasi Kartu GPN di Kota Bima

Redaksi Lombok Post

Distribusi Kartu Berlogo GPN Dekati Target

Redaksi LombokPost

Avian Brands Peduli Bangun Kembali Lombok

Redaksi Lombok Post