Lombok Post
Metropolis

Kalau Bank Mau, Boleh KTP Lama

Salah satu yang dilakukan Dispendukcapil melakukan penyebaran dua mesin pencetak e-KTP di kecamatan, Selasa (2/8).

Otoritas Jasa Keuangan mengembalikan penggunaan KTP elektronik untuk pembukaan rekening pada SOP masing-masing bank. Jika bank membolehkan KTP lama, maka pembukaan rekening masih bisa dilayani.

***

Kepala Otoritas Jasa Keuangan NTB Yusri kepada Lombok Post mengatakan, berlakunya pembukaan rekening dengan e-KTP belum ada regulasi baik dari Bank Indonesia maupun pihaknya.

Dia mengatakan, andai pun semenjak 1 Oktober 2016 kalau ada penerapan pembukaan rekening harus dengan e-KTP, maka dia memastikan hal tersebut merupakan standar operasional prosedur dari bank yang bersangkutan dan bukan dari OJK atau BI.

Dikatakan, perbankan memang memiliki kebijakan masing-masing terkait hal ini. “Pengaturan teknis seperti itu dilakukan oleh masing-masing bank melalui SOP atau ketentuan internal mereka,” kata Yusri.

Selama ini kata dia, baik OJK maupun BI mengeluarkan kebijakan secara umum yang menyangkut keseluruhan perbankan, bukan masing-masing perbankan.

Sehingga bank juga kata dia memiliki aturan sendiri yang memang harus dipenuhi oleh calon nasabah bank tersebut.

Dipastikan bahwa pembukaan rekening memang masuk ranah OJK. OJK diberi tugas dalam hal mikroA�(micro-prudential supervision)A�yakni mengawasi bank-bank yang ada di Indonesia.

Sementara Bank Indonesia lebih bertanggung jawab dalam menangani masalah yang lebih makroA�( macro-prudential supervision)A�misalnya terkait dengan kebijakan moneter. (nur/r8)

 

Berita Lainnya

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost

Ayo, Keruk Sungai Ancar!

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Harus Nabung Stok Sabar

Redaksi LombokPost

Pol PP Mengeluh Lagi

Redaksi LombokPost

Evi: Kasihan Pak Sudenom

Redaksi LombokPost

Yang Lolos TKD Jangan Senang Dulu!

Redaksi LombokPost

Sekolah Sesak, ABK Terdesak

Redaksi LombokPost