Lombok Post
Headline Selong

TKI Lotim Pasok Narkoba dari Malaysia

Kasat Narkoba Polres Lotim AKP Prayit Hariyanto.

SELONG – Narkoba bisa menjangkiti siapa saja dan dimana saja. Termasuk para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Lombok Timur (Lotim) yang merantau ke Malaysia. Data Satuan narkoba Polres Lotim menyebut sejumlah mantan TKI asal Lotim terlibat penyalahgunaan narkoba. Bahkan lebih dari itu, para TKI ini dikatakan sudah menjadi pengedar dan kurir narkoba.

a�?Ya banyak TKI yang memang terlibat narkoba. Bahkan belum lama ini kita gerebek pengedar di Lotim yang jaringan Malaysia,a�? kata Kasat Narkoba Polres Lotim AKP Prayit Hariyanto.

Kondisi saat ini dikatakannya Lotim bukan hanya sebagai sasaran para bandar lokal saja. Melainkan sudah menjadi incaran jaringan internasional. Sejumlah narkoba yang ditemukan di Lotim diketahui berasal dari A�Malaysia.

a�?Ya itu kan dulu inisial a�?Ra�� terlibat dengan jaringan narkoba Malaysia. Dia tertangkap di BIL dan rencananya barang tersebut akan dibawanya ke timur (Lotim, Red) sini,a�? jelasnya.

Diungkapkan Prayit, kebanyakan mantan TKI asal Lotim yang menjadi pengedar narkoba mengenal barang haram ini saat mereka bekerja di rantauan. Faktor lingkungan diA� Malaysia membuat mereka akrab dengan narkoba. a�?Sehingga saat pulang nanti daripada nganggur ya mereka bawa narkoba ini (untuk diedarkan, Red),a�? terang dia.

Kebanyakan narkoba yang dibawa para TKI diselundupkan lewat jalur laut. Peredaran narkoba melalui mantan TKI Malaysia ini kini sudah menyisir wilayah pelosok Lotim.

a�?Makanya sekarang kita mulai garap lewat pelosok. Karena, jika terus dibiarkan peredaran narkoba di wilayah pelosok akan terus berkembang dan melibatkan lebih banyak oerang,a�? tegasnya.

HinggaA� Oktober 2016, A�24 kasus narkoba berhasil diungkap Satuan Narkoba Polres Lotim. 24 kasus ini melibatkan 33 orang warga Lotim dengan sekitar lima orang diantaranya mantan TKI. Mereka semua saat ini ditahan di Polres Lotim. a�?Kita tidak bawa ke Lapas untuk menghindari mereka kembali mengedarkan narkoba dari balik Lapas maupun di sana,a�? jelasnya. (ton/r2)

Berita Lainnya

Janji Manis Jadup Bernilai Rp 4,58 M

Redaksi LombokPost

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost