Lombok Post
Ekonomi Bisnis Headline

Jangan Takut Ikut Tax Amnesty

pajak
ilustrasi/fajar.co.id

MATARAM – Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi meminta semua pihak tidak takut untuk ikut dalam program tax amnesty atau pengampunan pajak. Menurutnya, amnesti pajak ini merupakan program nasional untuk meningkatkan pendapatan negara, sekaligus memperbesar basis pajak di masa yang akan datang.

a�?Seluruh pimpinan instansi, termasuk gubernur, bupati, camat dan seterusnya para pimpinan di komunitas masyarakat kami harap A�ikut (tax amnesty),a�? kata gubernur.

Gubernur sendiri ikut dalam tax amnesty tahap pertama. Ia menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2013 kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Nusa Tenggara beberapa waktu lalu. Diungungkapkan, dari tahun 2013 sampai 2016, ada perubahan-perubahan kekayaan yang dimilikinya. Perubahan itulah yang kemudian dilaporkan.

Menurutnya, para kepala daerah juga harus coba mengecek kembali harta-hartanya. Jika ada perubahan maka segera dilaporkan dalam program ini agar bisa menjadi contoh bagi masyarakat.

a�?Dengan demikian kita ikut membantu secara nyata program nasional yang dicanangkan oleh pemerintah,a�? ujarnya.

Meski demikian, kenyataanya banyak pihak yang masih ragu-ragu karena merasa khawatir. Menurutnya, tidak ada alasan untuk takut, karena tax amnesty dijamin kerahasisaanya oleh Undang-Undang. Pengampunan pajak juga bukan untuk mengkriminalisasi siapapun. Negara sangat berharap semua pihak bisa ikut serta, sehingga negara bisa mendapat data yang lebih sahih tentang profil perpajakan dari seluruh warga negara Indonesia. Ataupun perusahaan yang dimiliki WNI.

a�?Jadi tidak perlu dikhawatirkan, kerahasiaan dijamin penuh oleh negara,a�? imbuhnya.

Kepemilikan harta setiap orang terus berubah dari waktu ke waktu. Dan bila negara memberikan kesempatan untuk mendeklarasikan perubahan itu, maka harus dimanfaatkan dengan baik. Karena, ketika program tax amnesty sudah selesai, kemudian baru terungkap hal-hal yang belum dilaporkan, maka mereka akan dikenakan denda yang sangat besar. Juga akan dikenakan konsekuensi-konsekuensi lain yang tentu merepotkan.

Ia bersyukur, program tax amnesty di Indonesia merupakan yang tersukses dibandingkan tax amnesty di seluruh dunia. Untuk itu, ia terus mendorong agar warga yang belum melaporkan hartanya bisa ikut dalam pengampunan tahap yang kedua. (ili/r3)

Berita Lainnya

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost