Lombok Post
Ekonomi Bisnis Headline

APBD 2017 Bakal Tembus Rp 5 Triliun

Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi

MATARAM – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi NTB tahun 2017 diperkirakan meningkat hingga Rp5 Triliun. Itu terjadi lantaran terdapat penambahan dalam pos anggaran baik dari APBD, dana hibah, maupun Dana Alokasi Umum (DAU).

Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hafi kepada wartawan optimistis perekonomian Provinsi NTB akan lebih baik pada 2017. Terlebih, DAU untuk Provinsi NTB yang sempat tertunda akan dibayarkan pada Desember 2016 sebesar Rp40,4 miliar.

a�?Sedangkan DAU untuk dua bulan sebesar Rp121 miliar akan dicairkan pada Januari 2017 sehingga saya perkirakan APBD Provinsi NTB di 2017 tembus Rp5 Triliun,a�? ujar Mori kepada wartawan kemarin (14/10).

Dikatakan, pihaknya kini sedang bersiap untuk membahas KUA PPAS dan RAPBD 2017. Rencananya, pembahasan KUA PPAS dan RAPBD 2017 itu berlangsung awal November 2016. Jika tidak ada persoalan yang krusial, politis Partai Gerindra itu yakin pembahasan KUA PPAS dan RAPBD 2017 dapat selesai dalam waktu seminggu dengan pembahasan secara marathon.

Optimisme kalangan DPRD NTB itu juga didorong dengan adanya pelimpahan wewenang untuk pengurusan SMA/SMK ke pemerintah provinsi. Terakit dengan itu, dia memperkirakan dana yang akan diterima pemerintah Provinsi NTB lebih kurang Rp600 Miliar.

Belum lagi terkait kenaikan pajak daerah, pajak rokok, dan peningkatan PAD yang mendorong kenaikan APBD NTB 2017. Dengan begitu, dia yakin berbagai program pemerintah NTB termasuk perekonomian masyarakat NTB akan terdorong.

a�?Kita lihat saja nanti bagaimana dampak dari penambahan APBD NTB terhadap perekonomian masyarakat,a�? tegas dia.

Kenaikan ABPD NTB ini diharapkan tidak saja berdampak pada program pemerintah, tapi benar-benar memicu peningkatan aktivitas perekonomian rakyat. Artinya, sejumlah bisnis terutama usaha kecil menengah angkan terdongkrak.

Lagipula, NTB sedang menggencarkan program peningkatan kunjungan wisata dan sejumlah program unggulan lainnya. Percepatan pertumbuhan ekonomi itu, kata Mori, akan semakin melaju jika optimisme pasar terus terjadi. (tan/r3)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost