Headline Politika

Haerdar: Politikus Harus Tunjukkan Keteladanan

haedar

MATARAM – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengaku prihatin dengan karut-marutnya kondisi politik di negara ini. Politik, kini hanya berorientasi kepada kekuasaan, tidak lagi bertujuan mencerdaskan dan membangun bangsa.

a�?Indonesia ini sudah dirusak oleh politik cukong, di mana banyak elite politik yang kesannya diatur oleh para cukong dan pengusaha. Politik juga dijadikan ajang bagi-bagi kue kekuasaan,a�? kata Haedar dalam Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Wilayah Muhammadiyah NTB di LPMP NTB, Sabtu (15/10) malam lalu.

Haedar menilai, salah satu yang hilang adalah keteladanan dari para pemimpin dan elite politik. Selama ini, banyak diantara para elite yang secara terbuka menampilkan karakter haus kekuasaan. Sehingga apapun dilakukannya untuk merebut kekuasaan tersebut.

Karenanya, untuk membangun struktur politik yang baik, keteladanan ini harus kembali ditampilkan. Para elite, diharapkan bisa menampilkan politik santun dan bermoral, sekaligus menunjukkan sikap elegan. a�?Memang politik akan ada perebutan, tapi perebutan itu jangan merusak nilai-nilai Pancasila, dan memancing konflik,a�? harapnya.

Ditegaskan, politik harus memiliki moralitas dan berpijak pada dimensi religiusitas. Jika politik hanya bersifat pragmatis, dalam arti, siapa mendapat apa, yang muncul hanyalah praktik transaksional. Tak heran, dalam kondisi tersebut, politik cukong, mendapat tempatnya.

Selain itu, para politikus juga harus bisa mengedukasi pendukungnya. Agar tidak terjebak pada fanatisme politik yang pada akhirnya merusak bangsa dan nilai-nilai luhur agama dan budaya. Jika ini dilakukan, maka perpolitikan di Indonesia dinilainya akan jauh lebih baik. Hasilnya, politik memberi jalan bagi lahirnya para pemimpin berkarakter dan bermoral yang pada akhirnya bisa membawa bangsa ini menjadi lebih baik.

a�?Kita berharap umat Islam bisa mempelopori politik yang sejalan dengan misi amal makruf nahi mungkar dan tetap menjaga nilai-nilai akhlakul karimah,a�? ajaknya.

Rakerpim yang diikuti lebih dari seratus pimpinan dan unsur pembantu pimpinan Muhammadiyah se-NTB itu, juga membahas program kerja Muhammadiyah NTB. a�?Program kerja yang dihasilkan dalam rakerpim ini nantinya menjadi landasan bagi PWM NTB untuk menjalankan tugas ke depan,a�? kata Ketua PWM NTB H Falahuddin. (ms/r3/r7)

Related posts

Ahyar-Mori Pilihan Terbaik untuk NTB

Redaksi Lombok Post

Bisnis Calo Jabatan Terbongkar

Iklan Lombok Post

Naik Tingkat, Tugas Polda NTB Makin Berat