Lombok Post
Metropolis

Buat Akta, Bisa Tanpa Buku Nikah Lho!

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Disosnakertrans) NTB H Ahsanul Khalik

MATARAMA�– Untuk membuat akta kelahiran, kini bisa lebih mudah. Bila persyaratan akta nikah belum dimiliki orang tua, maka seorang anak harus tetap diberikan akta kelahiran.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Disosnakertrans) NTB H Ahsanul Khalik mengatakan, untuk mempermudah anak mendapat akta kelahiran, pemerintah mengeluarkan Permendagri Nomo 9 Tahun 2016 tentang Percepatan Peningkatan Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran. Di dalamnya diatur, bahwa anak yang orang tuanya tidak memiliki akta nikah tetap memiliki hak untuk membuatkan anaknya akta kelahiran.

a�?Bahkan anak yang tidak diketahui asal usulnya keberadaan orang tuanya juga memiliki hak yang sama,a�? tegasnya.

Untuk anak yang tidak diketahui keberadaan orang tuanya diatur dalam pasal 3 ayat 2. Dijelaskan, pencatatan anak yang tidak diketahui asal usulnya atau keberadaan orang tuanya dilakukan dengan cara melampirkan berita acara pemeriksaan (BAP) dari kepolisian. Atau menggunakan surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM) kebenaran data kelahiran yang ditandatangani oleh penanggung jawab.

Selanjutnya, bagi orang tua yang tidak memiliki akta nikah, ditaur dalam pasal 4 ayat 2. Bila tidak memiliki akta nikah atau kutipan akta perkawinan, maka pemohon bisa melampirkan SPTJM kebenaran pasangan suami istri. Dalam ayat 3, dijelaskan SPTJM sebagaimana sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemohon. a�?Hanya saja di aktanya ada frasa yang menyebutkan bahwa perkawinannya belum tercatat sesuai dengan peraturan perundang-undangan,a�? katanya.

Akan tetapi status ini bisa dihilangkan pada kutipan akta kelahiran jika orang tuanya telah melakukan istbah nikah.

a�?Prinsipnya, semua anak sekarang harus dilayani, karena ini adalah hak-hak sipil yang harus dipenuhi oleh negara terhadap masyarakat,a�? tandasnya.

Untuk itu, ia berharap kepada dinas yang membidangi kependudukan di kabupaten/kota harus melayani warga yang mengurus akta kelahiran. (ili/r7)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost