Lombok Post
Headline Kriminal

Ditangkap Polisi, Pengedar Sabu Mewek

INI BUKTINYA: GA (kiri), BE (tengah), dan IS (kanan) saat berada di Ditresnarkoba Polda NTB, usai ditangkap tim Subdit II Ditresnarkoba di kos GA, di Jalan Scorpio, Ampenan kemarin (20/10).

MATARAMA�– Polisi, kembali menangkap dua orang terduga pengedar narkoba, yakni GA, 34 tahun dan BE, 31 tahun. Lokasi penangkapan tersebut tak jauh dari Mapolres Mataram tepatnya di Jalan Scorpio, Ampenan, tepat di belakang Pengadilan Tipikor, Mataram.

Dalam penggerebekan yang dilakukan sekitar pukul 13.00 Wita, kemarin (20/10) polisi menahan tiga orang. Dua diantaranya A�diduga tak hanya sebagai pengguna namun pengedar A�sekaligus. Sedangkan satu orang lainnya, seorang wanita berinisial A�IS, 26 tahun, yang diduga sebagai pengguna.

Penggerebekan yang dipimpin langsung Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra, dilakukan di sebuah rumah kos. Saat penggerebekan, salah satu pengedar hendak melarikan diri. Namun, tim opsnal Subdit II Ditresnarkoba lebih sigap.

BE langsung diringkus petugas. Lucunya, usai dibekuk A�pemuda berbadan gempal ini malah menangis. Dia memohon kepada petugas untuk melepaskannya. Hal tersebut dilakukannya sambil mencium-cium kaki petugas.

“Tolong bantu tiang (saya, red). Mamak tiang dia sakit stroke, mati mamak tiang,” kata BE mengiba kepada petugas.

Namun, petugas tak menggubris permohonan BE. Sebaliknya, petugas meminta BE untuk mengeluarkan seluruh isi kantong celananya. Hasilnya didapat empat poket bubuk kristal putih diduga sabu dalam klip plastik transparan.

“Beratnya 3,74 gram, selain itu kita temukan juga uang sejumlah Rp 2.065.000 yang diduga hasil penjualan,” kata Satra.

Usai menggeledah BE, petugas kemudian menggeledah kamar kos yang didiami GA dan BE. Di dalam kamar tersebut, petugas mendapati IS dan GA sedang duduk berduaan. Selain itu, di lantai kamar terlihat satu poket berisi kristal bening yang diduga sabu, seperangkat alat hisap sabu dan timbangan elektrik.

“Sabunya diakui milik GA, beratnya itu sekitar 0,99 gram,” ungkap Satra.

Melihat IS yang berada di dalam kamar, petugas lantas mempertanyakan keberadaannya di kamar kos seseorang yang diduga pengedar. Namun, IS mengaku kedatangannya hanya untuk mengambil motor yang sempat dipinjam kawan dari GA.

“Saya datang cuma mau ambil motor saja,” aku IS.

Namun petugas tak mempercayainya. Setelah didesak, IS akhirnya mengaku pernah menggunakan sabu. Selanjutnya, petugas langsung menggelandang ketiga orang tersebut ke markas Ditresnarkoba Polda NTB. Kasubdit II Ditresnarkoba AKBP I Komang Satra mengatakan, kemarin jajarannya menyasar tiga lokasi yang diduga digunakan untuk pesta sabu, yakni di Ampenan, Abian Tubuh, dan Montong di Lombok Barat.

Untuk lokasi di Abian Tubuh, petugas mengamankan tiga orang pengguna narkoba. “Masih kita lakukan pendalaman kembali terkait penangkapan di Abian Tubuh dan Montong,” tandasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Kejati NTB Selamatkan Uang Negara Rp 4 Miliar

Redaksi LombokPost

TNI Polri di NTB Tetap Solid

Redaksi LombokPost

Pola Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf Serupa

Redaksi LombokPost