Lombok Post
Bima - Dompu

Waworundu Siaga Bencana

SIAGA : Masyarakat Desa Waworundu, Kecamatan Woja Kabupaten Dompu saat simulasi penanggulangan bencana yang difasilitasi Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi NTB.

DOMPU – Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi NTBA� menggelar pelatihan penanggulangan bencana di Desa Waworundu, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Desa itu dipilih desa itu karena rawan bencana banjir.

a�?Posisinya paling rendah, sehingga desa ini paling tergenang ketika banjir,a��a�� kata Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi NTB H Ahsanul Khalik, kemarin.

Dikatakan, selama pelatihan tiga hari sejak Sabtu (22/10), warga di desa itu diberikan materi mitigasi bencana. Dinsosdukcapil NTB menggali ingatan warga tentang bencana yang potensial di desa mereka. Dengan mitigasi itu, warga diajak untuk waspada ketika tanda-tanda bencana alam itu muncul.

Warga juga diajak dalam simulasi penanggulangan bencana. Diskenariokan desa itu terendam banjir. Proses pendataan hingga penanganan dibuat seperti kejadian sebenarnya.

a�?Makin sering diingatkan, warga makin waspada dan bisa melakukan pencegahan dan penanggulangan saat kejadian bencana,a��a�� katanya.

Kepada warga, Khalik mengatakan jika terjadi bencana alam maka warga sekitar lah yang paling cepat memberikan pertolongan. Tim penanggulangan bencana dari pemerintah membutuhkan waktu untuk sampai ke lokasi. Dengan simulasi yang digelar itu, diharapkan masyarakat siap dan tahu cara penanganan cepat ketika terjadi bencana.

a�?Kepanikan terjadi karena masyarakat tidak tahu apa yang harus dilakukan,a��a�� ujarnya.

Dikatakan, Dinsosdukcapil NTB akan roadshow ke desa-desa yang rawan bencana. Program ini dalam rangka pembentukan Kampung Siaga Bencana. Program ini sebagai upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat dari risiko dan ancaman bencana. Program ini menekankan penanggulangan bencana berbasis masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada pada lingkungan setempat.

a�?Jepang sering dijadikan contoh bagaimana kesiapsiagaan bencana. Itu lantaran masyarakat sudah diedukasi dengan baik tentang kebencanaan,a��a�� kata Khalik. (fat/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara