Lombok Post
Metropolis

153 Warga Sekarbela Jadi Korban

ilustrasi DBD

MATARAM – Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Sekarbela tahun ini jauh lebih tinggi dari tahun lalu. Berdasarkan data di Puskesmas Tanjung Karang, hingga Oktober ini terdapat 153 warga positif DBD.

“Korbannya tersebar di enam kelurahan,” ujar Kepala Puskesmas Tanjung Karang Lalu Budiawan, kemarin (24/10).

Kondisi tersebut turut dipengaruhi kondisi cuaca. Menurutnya, sejak awal tahun hampir tidak terjadi musim kemarau. Hujan terus menerus turun, meski dengan intensitas tidak menentu.

Ia melanjutkan, angka penderita DBD tahun ini bisa terus bertambah. Sebab musim kemarau basah yang diselingi hujan masih berlangsung. “Sekarang belum masuk KLB, karena kejadiannya masih bisa dikendalikan,” akunya.

Sebagai upaya pencegahan, pihak Puskesmas melakukan pengecekan langsung ke beberapa wadah penampungan air yang berpotensi menjadi tempat pembiakan nyamuk. Seperti bak mandi, dispenser, sangkar burung, ember cat, ban bekas, dan kuali yang dibuang secara sembarangan.

“Pada saat posyandu pun kita sosialisasikan pada warga,a�? sambungnya.

Menurut Budi, gerakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) perlu ditingkatkan kembali. A�masyarakat perlu diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Termasuk untuk memperhatikan genangan di ban bekas, pot, kaleng, dan genangan got yang mampet. “Jangankan hanya DBD, penyakit yang lain juga bisa dihindari,a�? pungkasnya. (fer/r5)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost