Lombok Post
Headline Sumbawa

Luhut Instruksikan Perangi Illegal Logging

PERTEMUAN : Rombongan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat melakukan pertemuan dengan bupati, FKPD dan sejumlah kepala SKPD lingkup Pemkab Sumbawa, kemarin.

SUMBAWAA�– Kabar mengenai maraknya illegal loging yang terjadi di Kabupaten Sumbawa ternyata sampai ke telinga Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Karenanya, Luhut menginstruksikan Dandim 1607 Sumbawa untuk memberantas illegal loging.

Luhut berkunjung ke sejumlah tempat di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam kunjungan Luhut ikut pula pimpinan Komisi VII DPR RI DR Zulkieflimansyah. Luhut melakukan pertemuan dengan Bupati Sumbawa HM Husni Djibril, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Sekda Sumbawa H Rasyidi dan kepala SKPD.

Berbagai hal dibicarakan dalam pertemuan yang dilaksanakan di ruang bupati tersebut. Mulai dari potensi yang ada di Sumbawa, hingga persoalan yang dihadapi. Salah satu persoalan yang tengah dihadapi saat ini adalah kasus illegal loging. Terkait persoalan ini, dengan tegas Luhut meminta agar praktik illegal logging ini diberantas dengan segera.

LuhutA� meminta bupati bersama dandim untuk berperang melawan illegal logging. Bahkan secara khusus Luhut meminta Dandim 1607 Sumbawa Letkol ARM Sumanto untuk menindaklanjuti di lapangan. Dalam pemberantasannya, dandim diminta untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

a�?a��Pokoknya kamu gak usah takut To (dandim, red). Jadi kau koordinasi dengan polisi. Kau tidak usah takut. Kau perintahkan anak buah mu nanti. Supaya tidak ada lagi perusak hutan,a�? ujar Luhut.

Begitu juga kepada bupati diminta untuk tidak takut dalam memberantas illegal logging. Bahkan apabila terjadi persoalan, bupati diminta untuk menghubunginya langsung. Karena pelaku pengerusakan hutan ini mengancam kelangsungan generasi ke depannya.

a�?a��Pokoknya Pak Husni gak usah takut, kalau ada apa-apa telepon saya. Nanti kita hajar ramai-ramai pelakunya. Benar, serius saya,a�? tegasnya.

Menanggapi hal ini, Dandim 1607 Sumbawa Letkol ARM Sumanto menyampaikan kesiapannya untuk melaksanakan instruksi tersebut. Dipaparkan, hingga saat ini pihaknya sudah mengamankan sebanyak 24 truk kayu diduga hasil illegal logging. Pihaknya juga sudah memroses kasus tersebut bersama penyidik PPNS Dinas Kehutanan.

Selain masalah hutan, kehadiran Luhut itu digunakan oleh bupati untuk menyampaikan kebutuhan Kabupaten Sumbawa akan sebuah pelabuhan di Desa Teluk Santong, Kecamatan Plampang. Menurut bupati, upaya yang dilakukan Pemda Sumbawa sudah dilakukan seak tahun 2012 silam. Namun hingga kini belum ada respons dari pemerintah pusat. Di hadapan Luhut, Kepala Bapeda Iskandar memaparkan potensi-potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Sumbawa. Satu hal yang menarik dari pertemuan kemarin, Luhut yang dinilai a�?orang kepercayaana�? Presiden Joko Widodo itu merasa terhenyak dengan potensi-potensi Kabupaten Sumbawa. a�?Kaya kali ini barang,a��a�� kata Luhut dengan logat Bataknya.

Yang membuat Luhut terhenyak karena sebelumnya dia mendapatkan informasi yang salah terkait dengan potensi hasil pertanian Sumbawa. Setelah mendapat penjelasan yang lengkap dari bupati dan jajarannya, Luhut langsung menelepon sejumlah menteri terkait. Di ntaranya adalah Meneri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Jalil, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Setelah berdiskusi sejenak lewat telepon, ketiga menteri yang ditelepon langsung menyatakan kesediaanya membantu mewujudkan impian masyarakat Sumbawa.

Namun demikian, Luhut menyetujui permintaan masyarakat Kabupaten Sumbawa dengan satu syarat. a�?a��Tingkatkan produksi jagung hingga 2 juta ton pada tahun 2018,a��a�� katanya. Tantangan ini langsung disanggupi oleh bupati dan jajarannya.

Mendengar kesanggupan ini, Menteri Luhut langsung menelepon Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Dalm pembicaraan tersebut, Menteri Sulaiman langsung menyatakan kesiapannya menambah bantuannya kepada Kabupaten Sumbawa. Seperti diketahui, Menteri Pertanian Amran Sulaiman sudah dua kali ke Sumbawa untuk melakukan panen raya jagung.

Di samping itu, yang membuat Menteri Luhut semangat adalah karena pelabuhan Teluk Santong sudah mengantongi feasibility study (FS) atau study kelayakannya. Hal itu sangat beralasan mengingat potensi pertanian Kabupaten Sumbawa cukup melimpah. Terutama jagung yang pada tahun 2017 nanti ditargetkan ditanam di lahan seluas 162 ribu hektare.

a�?a��Kita bikin pelabuhannya kalau bisa. Kalau bisa dua juta ton jagungnya, tidak diminta pun akan kita bikin pelabuhannya,a�? ujar Luhut.

Hal lain yang disampaikan Pemda Sumbawa adalah banyaknya lahan status HGU yang tidak jelas. Diminta agar kedua menteri itu membantu Sumbawa merealisasikan target penambahan lahan jagung. Terkait hal ini Menko Luhut langsung menelpon Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Jalil untuk mengatasi masalah tersebut.

Ditemui usai diskusi dengan bupati, Luhut mengaku bahwa Sumbawa memang kaya akan sumber daya alam (SDA). Di samping keberadaan Newmont, i potensi pertanian dan peternakan maupun pariwisata mampu dikembangkan. a�?a�� Jadi memang ada Newmont, tapi di samping adanya Newmont pertanian dan peternakan sangat bisa dikembangkan dan pariwisata,a�? katanya. (run/jar/r4)

 

Berita Lainnya

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost