Lombok Post
Metropolis

Keburu Diserobot Hantu Pak!

pmk
BELUM DITEMPATI : Kantor baru Pemadam Kebakaran Kota Mataram di jalan Lingkar Selatan, belum ditempati hingga, kemarin(25/10).

MATARAM – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram untuk memfungsikan kantor baru pemadam kebakaran (PMK), tidak terealisasi. Padahal, bangunan dengan warna dominan biru dongker itu sudah siap pakai.

a�?Oh itu soal kantor PMK, ada pengerjaan tambahan di APBD Perubahan ini,a�? kata Kepala BPKAD Kota Mataram, Yance Hendra Dirra.

Pengerjaan itu meliputi sejumlah item. Diantaranya, penambahan tralis, instalasi listrik dan gorden. Yance menegaskan tidak ada persoalan lain. a�?Nanti kalau tralinya ndak ada, keburu di bobol maling dong,a�? celetuknya.

Pada prinsipnya, peresmian kantor bersama di lingkar selatan itu sudah dilakukan pemerintah. Tepat pada hari ulang tahun Kota Mataram, 31 Agustus lalu. Jadi, janji gedung mulai ditempati Agustus seperti yang dijanjikan sebelumnya, tidak ada yang diingkari.

Pihak PMK bisa saja mulai menempati. Tetapi, dikhawatirkan menganggu pengerjaan tambahan. Karena itu, idealnya kantor itu sebaiknya ditempati awal Januari tahun 2017.

a�?Ya, bisa ditempati sekitar tanggal 2 Januari lah,a�? tandasnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram I Gede Wiska berseloroh kantor itu bisa saja kedahuluan ditempati hantu, jika dibiarkan kosong dalam jangka waktu lama. Apalagi, dengan kondisi kantor terbuka. Tanpa, tembok. Orang-orang bisa leluasa keluar masuk, hingga dimanfaatkan untuk berbuat negatif.

a�?Iya, penunggunya bisa banyak, kalau tidak ditempati dalam waktu lama,a�? celetuk, Wiska.

Namun, pihaknya mencium, kekeliruan perencanaan yang dilakukan pemkot. Harusnya, lanjut Wiska, kantor PMK yang didanai dan dihibahkan pemeritah pusat, ada penyertaan anggaran daerah untuk kelengkapannya. Seperti, meubeler, tralis, gorden, AC dan lain-lain.

a�?Kemarin (25/10). di APBD 2016 tidak dianggarkan,a�? ungkapnya.

Wiska sendiri belum tahu, apa yang menyebabkan, perencanaan itu tidak sempurna. Sehingga, meski bangunan sudah siap ditempati, nyatanya belum juga ditempati.

Kasus kantor PMK ini, lanjut dia, mirip dengan yang terjadi pada kantor Satpol PP Kota Mataram. Bangunan gedung sudah ada, tetapi fasilitas penunjangnya, tidak ada.

a�?Belum tahu ya, apa ini kelalaian atau disengaja. Tapi kalau lalai, kayaknya aneh masa perencanaan daerah dan pusat bisa tidak matang,a�? sindirnya.

Opsi lain bisa saja dilakukan. Dengan, memindahkan fasilitas perkantoran lama ke kantor yang baru. Tetapi draf berkas hibah yang ditandatangani harus jelas. Jangan sampai, ada penyertaan anggaran daerah dalam poin kesepakatan. Padahal realita fisik tidak ada. (zad/r5)

Berita Lainnya

Petugas Kaget, Surat Suara Capres Kosong

Redaksi Lombok Post

Berhenti Saling Bully! Yang Menang Jangan Sombong

Redaksi Lombok Post

Pemilu di NTB Aman tapi Belepotan

Redaksi Lombok Post

Jangan Buang Sampah di Sungai Lagi!

Redaksi LombokPost

Cerita Indah Suprabawati Kusumanegara ketika Menjadi Duta LIA

Redaksi LombokPost

Ditinggal Memancing, Rumah Ludes Terbakar

Redaksi LombokPost

Irpan Gantikan Putu Joni Pimpin IKADIN Kota Mataram

Redaksi LombokPost

115 TPS Dapat Perhatian Serius, Polres Mataram Terjunkan 1.500 Personel

Redaksi LombokPost

Asap Kembali Serbu Ibu Kota, Pembakaran Jerami Masih Marak

Redaksi LombokPost