Lombok Post
Headline Kriminal

Polda Tunggu Audit BRI

Polda NTB AKBP Darsono Setyo Adjie

MATARAMA�– Hilangnya uang di rekening sejumlah nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Mataram, belum dapat ditindaklanjuti Polda NTB. Selain belum masuknya laporan ke polisi, pihak bank pun masih melakukan upaya audit jumlah kerugian nasabah.

Kasubdit II Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB AKBP Darsono Setyo Adjie mengatakan, setelah mendapat informasi tersebut, kemarin jajarannya langsung melakukan koordinasi dengan petugas pelaporan pengaduan nasabah BRI.

a�?Kita juga menanyakan apakah benar ini modus dengan skimming atau bukan,a�? kata Darsono.

Hanya saja, lanjut dia, pihak bank belum dapat mengkonfirmasi lebih lanjut. Sebab mereka masih menghitung berapa jumlah nasabah dan nominal uang yang hilang. a�?Kita akhirnya belum dapat menindaklanjuti, masih menunggu laporan audit dari BRI,a�? ungkapnya.

Terkait modus dalam pembobolan uang nasabah BRI, Darsono mengungkapkan ada dua kemungkinan. Yakni melalui internet M-Banking dan marding.

Munculnya modus internet M-Banking, karena sejumlah nasabah mengetahui hilangnya uang mereka dari SMS A�yang dikirim ke handphonenya. Jika modus ini terbukti, Darsono menduga ada keterlibatan dari pihak bank. Sebab, pendaftaran A�M-Banking merupakan aplikasi yang didaftarkan melalui customer service. Sehingga data nasabah mampu dengan mudah diperoleh.

Mengenai modus yang kedua, yakni carding, merupakan tindaklanjut dari metode skimming. Di mana pelaku yang telah merekam data nasabah secara ilegal, membuat kartu baru dan digunakan sebagai alat transaksi.

a�?Tapi kita belum bisa mengambil kesimpulan, pastinya ini tetap menjadi atensi kita,a�? ujar Darsono.

Selanjutnya, terkait alat skimming yang ditemukan pihak bank, Darsono enggan berandai-andai apakah pembobolan rekening bank dilakukan melalui skimming atau bukan. Dengan tegas Darsono mengatakan masih menunggu adanya laporan dan hasil audit dari BRI.

a�?Kalau sudah muncul berapa kerugian dan jumlah nasabah, baru bisa kita tindaklanjuti dengan proses lidik dan sidik,a�? pungkasnya.

Sementara itu pimpinan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Mataram Jaya Hardana meminta nasabah tetapA� tenang. Ia, menjamin seluruh dana nasabah yang hilang akan diganti. Hanya saja pihaknya masih membutuhkan waktu melakukan investigasi terkait jumlah nasabah yang menjadi benar-benar menjadi korban, jumlah kerugian dan penyebab kehilangan dan sebagainya. Proses tersebut membutuhkan waktu sekitar 20 hari.

a�?Nasabah diharapkan tenang dan tetap percaya pada BRI,a�? katanya kemarin.

Pihak BRI sendiri bergerak cepat begitu mendapatkan laporan dari nasabah. BRI Mataram bahkan membuka layanan pengaduan hingga malam hari termasuk diA� hari libur. (dit/nur)

Berita Lainnya

Tilang Menurun, Laka Lantas Meningkat

Redaksi LombokPost

Rekanan Kembalikan Kerugian Negara

Redaksi LombokPost

Saksi Beberkan Percakapan Muhir

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost