Lombok Post
Sumbawa

Sanksi Tegas Menanti Guru Ngeyel

Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin

TALIWANGA�a�� Seluruh kepala sekolah TK baik yang devinitif maupun menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) harus serius mengemban tugas mereka di tempat yang baru. Jangan sampai para abdi negara itu melawan kebijakan pemerintah karena tidak mau ditempatkan di lokasi saat ini.

Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati A�Sumbawa Barat Fud Syaifuddin karena A�banyak guru TK yang masih menolak ditempatkan (mutasi,red) ke sekolah baru. a�?a��Ini saya ingatkan, kinerja mereka akan kita evaluasi setiap bulan. Kalau mereka tidak masuk kerja di sekolah baru, siap-siap akan kami berikan sanksi tegas,a��a�� kata Fud, kemarin.

Pemerintah sudah mengeluarkan SK mutasi bagi guru dan kepala sekolah TK negeri. Rata-rata guru yang dimutasi itu adalah mereka yang selama ini diperbantukan di beberapa TK swasta yang ada dalam Kota Taliwang. Wabup tidak menampik hingga kini masih banyak guru bahkan kepala sekolah yang menolak ditempatkan disekolah baru.

Salah satu alasan mereka, letak TK negeri tempat mereka bertugas itu jauh dari sekolah sebelumnya. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) hal tersebut seharusnya sudah menjadi konsekuensi ketika mereka diangkat dan ambil sumpahnya saat dilantik sebagai aparatur pemerintah.

a�?a��Ingat, mutasi dan penarikan guru berstatus ASN dari sekolah swasta ke sekolah negeri itu bukan berdasarkan unsur suka tidak suka. Apalagi dikaitkan dengan politik. Itu kami lakukan, karena memang murni sebagai kebutuhan organisasi,a��a�� tegas wabup.

Saat ini jumlah TK negeri di KSB bertambah. Di satu sisi, sekolah itu membutuhkan tenaga pendidik yang tentunya berasal dari ASN. a�?a��Mereka yang diperbantukan di TK swasta mau tidak mau harus kita tarik untuk mengisi kekosongan tadi,a��a�� katanya.

Apakah ada sanksi bagi guru dan kepala sekolah yang masih menolak bertugas di tempat baru?

Wabup dengan tegas mengatakan, evaluasi setiap bulan tetap akan dilakukan pihaknya. Bagi guru atau kepala yang menolak bertugas di sekolah baru, apalagi sampai tidak pernah masuk kantor pasti akan diberikan sanksi tegas.

a�?a��Soal sanksi, mungkin aparatur sudah tahu. Mulai dari sanksi ringan, menengah hingga berat. Ya kalau memang tidak pernah masuk kerja, apalagi sampai berbulan-bulan tentu sanksinya bisa dipecat sebagai pegawai negeri,a��a�� kata Fud.

Sebelum terlambat, kata Fud, semua guru dan kepala sekolah yang sudah mendapatkan SK mutasi itu segera menempati sekolah baru tempat mereka ditugaskan. a�?a��Ini saya ingatkan, sebelum kami ambil keputusan yang lebih tegas,a��a�� katanya. (far/r4)

 

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya