Lombok Post
Tanjung

Terancam Jadi Silpa

Kepala Bappeda Lombok Utara Herianto DOK/LOMBOK POST

TANJUNG – Memasuki termin ketiga, realisasi pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) masih jauh dari harapan. Sebab, pada termin kedua saja masih terdapat 12 desa yang belum mencairkan ADD. a�?Yang baru ditandatangani ada empat desa. Semoga bisa segera seluruhnya, karena sekarang sudah masuk termin ketiga,a�? ujar Plt Kepala BPM PP KB Pemdes Lombok Utara Herianto, kemarin (25/10).

Dijelaskan, saat ini baru Desa Gondang saja yang telah mengeksekusi ADD termin ketiga. Sementara desa lainnya diharapkan untuk mempercepat proses. a�?Kami sudah berikan pembinaan, tetapi masih ada saja yang belum mengerti. Kami berharap desa yang masih kesulitan bisa belajar juga dari desa yang sudah,a�? harapnya.

Melihat kondisi ini, Herianto mengaku pesimis jika anggaran tersebut mampu direalisasikan tepat waktu. Mengingat, waktu yang tersisa tinggal dua bulan saja.

a�?Kalau ADD ini saya kira tidak semua desa bisa mengeksekusi, artinya akan jadi Silpa (sisa lebih perhitungan anggaran). Tetapi kalau dana desa kemungkinan besar bisa karena hanya dua termin saja,a�? katanya.

Lebih lanjut, Herianto berharap ADD bisa masuk ke kas desa dulu. Perkara batas waktu sudah lewat bisa dialihkan pengerjaanya. Beberapa Desa yang belum mencairkan ADD termin kedua, yakni Senaru, Karang Bajo, Mumbulsari, Sambik Elen, Loloan, Sukadana, Sesait, Salut, Pendua, Tegal Maja, Malaka, dan Pemenang Barat. (puj/r7)

Berita Lainnya

Sekjen FPM dan BSMI Kunjungi Korban Gempa Lombok

Redaksi LombokPost

PAD Diperkirakan Sudah Tembus Rp 3 Miliar

Redaksi LombokPost

Dikpora Pertanyakan Juklak dan Juknis

Redaksi LombokPost

Warga Sekitar Tambang Khawatirkan Longsor

Redaksi LombokPost

Disbudpar dan Warga Gili Meno Gelar Mandi Safar

Redaksi LombokPost

Mantapkan Persiapan UNBK Lebih Awal

Redaksi LombokPost

Pengungsi Berharap Huntap Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Minta Fortuner Wabup Dilelang

Redaksi LombokPost

Warga Kecewa Bupati Tidak Hadir Saat Hearing di DPRD

Redaksi LombokPost