Lombok Post
Giri Menang

Berani Disumpah Alquran!

Kasatreskrim Polres Lobar, AKP Joko Tamtomo

GIRI MENANG-Satuan resersi dan kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Barat (Lobar) memeriksa dua pejabat tinggi Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Lobar, kemarin (26/10).

Dua pejabat tersebut adalah Kepala BPBD HM Najib dan Sekban BPBD Lobar Najamudin. Keduanya diperiksaA� untuk menelusuri sejauh mana keterlibatan dalam dugaan kasus penipuan dan penggelapan,A� yang tengah membelit oknum pejabat BPBD berinisial AA yang sudah ditahan.
Kasatreskrim Polres Lobar, AKP Joko Tamtomo menjelaskan, pemeriksaan dua pejabat BPBD itu guna mendalami perkara penipuan AA. Pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi keterangan saksi-saksi.

“Kita ingin tahu apakah saat beraksi tersangka atas perintah pimpinan atau tidak,a�? katanya.

Sejauh ini, kata Joko, belum ada keterangan saksi-saksi yang mengarah ke sana. Sementara barang bukti yang membuktikan indikasi penipuan, sudah tahap I dan dikirim ke kejaksaan.

“Korban yang melapor, baru satu orang, dengan kerugian Rp 68 juta. Tersangka melakukan penipuan itu sejak tahun 2015,a�? katanya.

Modus tersangka, ada proyek yang ditangani BPBD untuk anggaran tahun depan. Tersangka lalu menjanjikan ke korban agar mendapat proyek tersebut. Proyek yang di maksud ternyata tidak ada.

Pihak korban sendiri, kata Joko, sudah berupaya beriktikad baik. Dengan menempuh jalur damai, diganti uangnya. Sayangnya, tersangka sampai sekarang tidak bisa mengembalikan dengan berbagai alasan.A� Kemudian korban pun melapor ke polisi.

Tersangka sendiri terancam pasal berlapis yakni pasal 378 terkait penipuan dan penggelapan pasal 372. Dengan ancaman pidana dibawah 4 tahun penjara.

Terpisah, Kepala BPBD Lobar HM Najib membenarkan dirinya sudah diperiksa Polres Lobar. Dirinya dipanggil sebagai saksi untuk perkara oknum BPBD yang ditahan.

Ketika ditanya apakah terlibat? Najib membantah dengan tegas. Ia mengaku tidak pernah menyuruh oknum pejabat tersebut untuk meminta uang ke pihak tertentu dengan dalih proyek. a�?Saya sampaikan ke penyidik, saya siap disumpah Alquran,a�? tegasnya. (zen/r5)

Berita Lainnya

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost

Pariwisata Senggigi Diyakini Pulih Lebih Cepat

Redaksi LombokPost

9.345 Orang Tertahan di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Bupati Bela PT Tripat

Redaksi LombokPost