Lombok Post
Headline Metropolis

Waspadalah…Waspadalah!

cilok
BELUM TENTU SEHAT: Seorang penjual cilok pinggir jalan saat menyajikan makanan yang dijualnya di salah satu sudut Pajang, Rabu (26/10).

MATARAM – Kasus keracunan yang menimpa 27 murid SDN 28 Mataram di Pagutan Timur mengejutkan sejumlah pihak. Ini menjadi gambaran kalau aneka makanan yang dijajakkan di dekat sekolah tak teruji kebersihan dan kesehatannya.

“Sekolah harus waspada,a�? pesan Kadis Kesehatan Usman Hadi, kemarin(26/10).

Tanpa bermaksud memojokkan para pedagang pinggir jalan, ia mengatakan pengawasan ketat memang harus dilakukan. Sarannya, para guru membatasi akses murid untuk berbelanja di luar area sekolah.

Sebagai gantinya, setiap sekolah harus menyediakan kantin yang higienis yang menyajikan aneka menu yang sehat. a�?Kalau di luar memang sulit diawasi,a�? ujarnya.

Jika pola pengawasan ketat hendak dilakukan, ia mengatakan besar kemungkinan tak efektif.

Sebelumnya Kadis Dikpora Kota Mataram H Sudenom meminta bantuan Dikes agar memeriksa setiap pedagang di dekat area sekolah. Mereka yang makanannya memenuhi syarat kesehatan, mendapat stiker sebagai pembeda. a�?Bantu kita seperti itu,a�? pintanya.

Sementara Usman menanggapi permintaan Sudenom dengan positif. “Bisa saja. Tapi tidak dalam waktu dekat,” kata Usman.

Menurutnya, perlu pola yang matang sebelum aturan pemeriksaan dilakukan secara ketat. Dia lebih menganggap pengawasan guru menjadi yang utama. “Orang tua juga harus ikut memberi pemahaman pada anak,a�? pesannya.

Kasus keracunan kali ini menambah panjang daftar keracunan di area sekolah. Bahkan sebelumnya anak-anak TK yang menjadi korban. a�?Ini bukan kasus yang pertama,a�? sambungnya.

Terkait hasil pemeriksaan laboratorium terhadap cilok yang membuat sejumlah murid keracunan itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) NTB hingga kini belum memberi keterangan resmi. Lombok Post yang coba menyambanginya, tak mendapati satu pun pejabat yang bisa memberikan keterangan.

a�?Semua lagi rapat, rapatnya lama, mungkin tak bisa sekarang,a�? kata petugas keamanan yang berjaga di kantor BPOM NTB. (yuk/r5)

Berita Lainnya

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost