Lombok Post
Metropolis

Hati-hati Sebelum Membeli!

MATARAM – Hati-hati sebelum membeli! Itulah pesan Kabid Metrologi, Dinas Koperindag Kota Mataram Taufiqurrahman. Pesan itu disampaikan menyikapi kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa SDN 28 Mataram di Pagutan Timur.

Menurutnya, kasus tersebut menjadi pembelajaran semua pihak. Utamanya konsumen untuk lebih berhati-hati dalam membeli makanan.

Dia dan tim yang kemarin secara langsung mengunjungi Pagutan Timur berpidato panjang lebar terkait masalah itu dihadapan puluhan warga.

Menurutnya, kewaspadaan sebelum membeli makanan wajib ada dalam setiap pemikiran konsumen. Tanpa bermaksud berburuk sangka, hal itu menjadi langkah awal untuk memproteksi diri dari kemungkinan yang tak diinginkan.

“Kita jelaskan bagaimana langkah pencegahannya pada masyarakat,a�? ujarnya usai kegiatan.

Kunjungan ke Pagutan Timur itu menjadi pelengkap dari aksi turun lapangannya yang memang sudah digencarkan sejak pekan lalu. Selain pada masyarakat, dia juga mengingatkan pedagang untuk tak menomerduakan kualitas makanan yang disajikan.

Tak boleh dengan alasan mengejar keuntungan semata, lantas sejumlah syarat makanan yang baik, bersih, dan sehat tak diperhatikan. Secara khusus, ia bahkan meminta setiap pedagang untuk mencoba terlebih dulu dagangan yang dijual. “Kalau anda tak apa-apa setelah makan, baru boleh jual ke orang lain,a�? tegasnya.

Dia juga mengingatkan, makanan yang dijual setiap pedagang tidak boleh menginap lebih daru satu malam. Pedagang keliling umumnya tak memiliki tempat penyimpanan yang baik, sehingga untuk menghindari makanan yang rusak atau basi, haruslah habis dalam satu hari.

“Buat sesuai jumlah yang biasa laku dalam sehari, jangan banyak-banyak,a�? pesannya.

Hal-hal seperti itu lanjutnya sudah mulai disosialisasikan pada pedagang keliling. Utamanya yang banyak mangkal di dekat area sekolah. Lantaran merupakan pedagang kecil yang memang tak memiliki sertifikat jaminan mutu dan kesehatan, pengawasan pedagang jalanan kini diperketat pemerintah.

Asisten II Bidang Ekonomi Setda Kota Mataram Wartan mengatakan akan mengintensifkan hal tersebut. a�?Semua yang terkait kita minta awasi, mulai dikes, koperindag, sampai dikpora,a�? ujarnya.

Jika nantinya ada temuan aneka makanan mengandung bahan berbahaya, ia mengatakan tak akan segan membawa masalah ke ranah hukum. Semua demi memberi perlindungan pada masyarakat Kota Mataram sebagai konsumen.

“Masyarakat harus waspada, pemerintah mengawasi, pedagang tahu diri,a�? tutupnya. (yuk/r5)

Berita Lainnya

Jabatan Muslim Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Janji Manis Jadup Bernilai Rp 4,58 M

Redaksi LombokPost

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post