Lombok Post
Politika

Karang Taruna Nilai Pemerintah Pilih Kasih

karangtaruna2
KOMPAK: Ketua Karang Taruna NTB Ma'ruf Syamsudin (tiga dari kanan) berfoto bersama jajaran pengurusnya usai menghadiri sebuah acara.

MATARAM – Momentum Hari Sumpah Pemuda dimanfaatkan Karang Taruna (KT) untuk menyuarakan aspirasinya. Mereka mendorong pemerintah daerah memberi ruang bagi mereka dan para pemuda yang lain untuk berkarya. a�?Kami juga ingin keberadaan Karang Taruna bisa lebih dioptimalkan pemerintah dalam pembangunan,a�? kata Ketua Karang Taruna NTB Ma’ruf Syamsudin, kemarin (27/10).

Sebagai lembaga kepemudaan yang diakui undang-undang, KT memiliki posisi yang sama dengan Pramuka dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Namun praktiknya di lapangan, mereka kurang didukung dari sisi anggaran oleh pemerintah. Ini berdampak pada terbatasnya ruang gerak mereka.

Menurut Ma’ruf, kalangan tua seolah-olah masih enggan menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan ke generasi muda. Kepercayaan yang diberikan bagi para penerus pun terkesan setengah-setengah. Sehingga berdampak juga pada kinerja pemuda yang setengah-setengah.

a�?Imbas pragmatisme seolah tak terbendung dan menjebak kalangan muda untuk berfikir statis,a�? ujarnya.

Ma’ruf mengkhawatirkan jika kondisi semacam ini dibiarkan generasi muda akan kehilangan inisiatif dan kreativitasnya dalam merespons kompleksitas permasalahan yang dihadapi daerah. Yang lebih berbahaya, pemuda hanya berpeluang menciptakan masalah di lingkup desa hingga kota.

Mengacu pada pertemuan KT se-Pulau Lombok beberapa waktu lalu, ada beberapa rekomendasi yang ditelurkan. Diantaranya, dalam waktu dekat mereka akan sowan ke gubernur, wali kota ataupun bupati untuk memaparkan rencana kerja KT. a�?Karang Taruna itu memiliki peran sangat strategis, seharusnya pemerintah menyadari hal itu,a�? ujarnya.

Ma’ruf menambahkan, keberadaan KT di desa juga bisa dimanfaatkan untuk memantau pengelolaan alokasi dana desa (ADD). Di sisi lain, sesuai undang-undang, pemerintah desa juga berkewajiban menyisihkan sejumlah anggaran untuk dana pembinaan KT.

a�?Sekarang kami berharap mulai gubernur hingga kades bisa segera melakukan revitalisasi atau memperkuat kelembagaan KT. Kalau tidak diberdayakan, pemerintah yang rugi,a�? tuturnya.

Penghargaan Aditiya Karya Mahatva Yodha yang diberikan Presiden kepada Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi tahun lalu diharapkan Ma’ruf bisa menjadi pertanda baik. Pemerintah akan lebih konsen memberi perhatian untuk kemajuan KT. (ida/r7/*)

Berita Lainnya

Janji Korban Gempa Harus Dituntaskan

Redaksi LombokPost

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost

HBK Dukung Program Zul-Rohmi

Redaksi LombokPost

Pendaftaran Calon Angota KPU Diperpanjang

Redaksi LombokPost

Sembilan Sekolah Lolos Babak Penyisihan Lomba Cerdas Cermat

Redaksi LombokPost

Partisipasi Pemilih Nasional Ditarget 77,5 Persen

Redaksi Lombok Post

Pemilu Serentak 2019 Ribet

Redaksi LombokPost

Ma’ruf Amin Kampanye di Pondok?

Redaksi Lombok Post

Tiga Caleg DPRD NTB Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost