Lombok Post
Metropolis

PLN Gelontorkan Rp 51 Miliar

DILANJUTKAN: Inilah mesin unit II PLTU Jeranjang di Lombok Barat yang belum dioperasikan. Kini mesin tersebut kembali dikerjakan dan akan tuntas Juni 2017.

MATARAM-Diperkirakan tahun depan, unit II Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang di Lombok Barat beroperasi. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akhirnya menggelontorkan dana talangan sebesar Rp 51 miliar. Dana ini akan digunakan PT Barata untuk melanjutkan kembali pembangunan mesin unit II yang sempat terhenti.

a�?Kita beri dana talangan untuk melanjutkan pekerjaan itu,a�? kata General Manajer Unit Induk Pembangkit Nusra Oktavianus Padudung, kemarin (27/10).

Ia menjelaskan, pemberian dana talangan ini adalah solusi yang diberikan agar pembangkit unit II tersebut bisa digunakan. Langkah ini sudah dikoordinasikan dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Terlebih PT Barata selaku vendor juga sama-sama merupakan perusahaan BUMN. Pengerjaan sempat terhambat karena pembebasan lahan yang cukup lama, dan saat akan dikerjakan harga-harga sudah naik.

Dudung mengatakan, saat ini PT Barata sudah mulai bekerjaA� memesan barang-barang yang dibutuhkan untuk melanjutkan pembangunan unit II. Seperti pompa-pompa, dan berbagai fasilitas yang dibutuhkan. a�?Diharapkan bulan Juni 2017 sudah beroperasi,a�? katanya.

Kata dia, PT Brata sebenarnya punya sisa dana. Akan tetapi dana tersebut tidak cukup, sehingga daripada proyek mangkrak PLN turun tangan. a�?Sudah tidak mangkrak lagi,a�? ujar Oktavianus.

Jika unit II nanti akan beroperasi, maka akan menambah daya listrik di NTB sebesar 25 mega watt (MW). PLTU Jeranjang terdiri dari tiga unit. Untuk unit I dan unit III sudah beroperasi, hanya saja unit II yang belum. Masing-masing memiliki daya 25 MW. Selain itu sekarang juga sudah ada Mobile Power Plant (MPP) dengan kapasitas 50 MW. (ili/r7)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost