Lombok Post
Sumbawa

Tak Terima Dipindah, Silakan Mundur

MUTASI : Wabup Sumabwa Barat Fud Syaifuddin saat menyaksikan penandatangan SK mutasi 27 kepala TK bersama Kadis Dikbudpora KSB Mukhlis, kemarin(27/10).

TALIWANG a�� Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa Barat, melantik 27 kepala sekolah (Kepsek) TK Negeri, kemarin. A�Dari jumlah itu, 13 kepsek dilantik secara devinitif, 14 orang ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt). Sementara satu sekolah tidak mengalami pergeseran.

a�?a��Mau tidak mau, suka tidak suka, mutasi yang dilakukan pemerintah saat ini menjadi sebuah hal yang harus dilakukan,a��a�� tegas Wabup Sumbawa Barat Fud Syaifuddin, ST saat memberikan sambutan usai penyerahan SK Kepsek TK se KSB di kantor Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) KSB, kemarin.

Wabup menegaskan, sebagai aparatur sipil negeri (ASN), harus siap ditempatkan dimanapun.Para ASN sudah disumpah siap ditempatkan dimana saja.

a�?Tapi saya tidak menampik, banyak kepsek dan guru yang dimutasi kali ini tidak terima dengan keputusan tersebut. Tapi saya ingatkan, ini sudah menjadi konsekuensi yang harus diterima. Apalagi, jabatan itu amanah, bukan hak milik,a��a�� tegasnya.

Orang nomor dua bumi penghasil tembaga dan emas ini mengaku, ASN yang menolak di mutasi ini diakuinya, rata-rata mereka yang mengajar di sekolah swasta yang berada dalam Kota Taliwang. Mereka menolak pindah ke sekolah yang notabene cukup jauh.

a�?a��Kita ini masih dekat. Semua wilayah KSB itu bisa dijangkau maksimal hanya dua jam,a��a�� katanya.

Wabup mengakui, semua guru TK berstatus sebagai ASN ditarik oleh pemerintah disemua sekolah swasta. Penarikan itu dilakukan menyusul banyaknya TK negeri baru yang dibentuk pemerintah. a�?a��Sekarang kita punya 28 TK negeri. Itu harus diisi.Dimana kita ambil, ya tentu dari guru TK yang kita perbantukan di sekolah swasta itu,a��a�� ujarnya.

Selama masa transisi kepimpinan di masing-masing sekolah, wabup meminta semua pihak bisa melaksanakan keputusan tersebut dengan baik. Wabup tidak mau ada a�?dua mataharia�? dalam satu sekolah.

a�?Ingat, bapak ibu yang dilantik hari ini adalah pemimpin. Jadi semua persoalan harus bisa dituntaskan. Saya ingatkan juga, jangan saling menyalahkan,a��a�� katanya.

Sebulan ke depan pemerintah memberikan kesempatan kepsek baru melakukan inovasi dan perubahan di sekolah masing-masing. Pemerintah juga mengingatkan kepsek ini segera menyusun standar pelayanan minimum (SPM). a�?a��Ini tugas pertama yang harus dituntaskan. Saya nanti akan turun mengecek sendiri.Kalau ada yang saya temukan tidak siap saya akan copot dan ganti dengan orang lain,a��a�� ancamnya.

Tidak hanya persoalan internal, wabup secara khusus juga menyinggung banyaknya kasus perselingkuhan yang terjadi di kalangan ASN Pemda KSB. Salah satu kasus paling banyak itu terjadi di sektor pendidikan. a�?a�� Kalau masih terjadi, siap-siap kami akan berikan sanksi tegas, hingga pemecatan,a��a�� tandasnya. (far/r4)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya