Lombok Post
Headline Sportivo

Wagub Isyaratkan Adendum Kontrak Golf Golong

Wakil Gubernur NTB HM Amin

MATARAMA�– Kontrak pengelolaan lapangan Golf GEC Rinjani Golong Narmada dengan Pemerintah Provinsi NTB masih dikaji. Langkah itu sebagai salah satu cara untuk mengubah kontrak yang dianggap merugikan pemerintah dan masyarakat.

a�?Kita akan segerakan adendum kontrak itu,a�? kata Wakil Gubernur NTB HM Amin kepada Lombok Post, kemarin (27/10).

Orang nomor dua di NTB itu mengungkapkan, persoalan kontrak tersebut merupakan penyakit lama. Namun, tidak pernah terselesaikan sampai saat ini.

a�?Kita masih mencari solusi bersama terhadap persoalan yang dihadapi pihak GEC Rinjani,a�? jelasnya.

Menurutnya, pengelolaan yang dilakukan oleh GEC Rinjani ini tidak maksimal. Setoran Rp 20 juta per tahun ke pemprov tidak sesuai dengan luas lahan yang dikelolanya.

a�?Mereka mengelola 79 hektar tanah itu. Namun, setorannya hanya Rp 20 juta. Jelas tidak sepadanlah,a�? ungkapnya.

Untuk itu, pemprov akan segera mengadendum kontrak tersebut. Agar, aset pemprov tersebut bisa dikelola dengan maksimal.

a�?Saat ini yang rugi kan bukan hanya pemerintah saja. Tapi, masyarakat juga,a�? ungkapnya.

Amin menerangkan, pada klausul kontrak itu PemprovA� dimungkinkan untuk melakukan peninjauan kembali terhadap materi kontrak. Celah itu akan digunakan untuk melakukan perubahan terhadap isi kontrak.

a�?Kita akan duduk bersama untuk menyelesaikan permasalahan itu,a�? terangnya.

Amin mengungkapkan, pemprov belum beraniA� mengambil sikap untuk memutus kontrak. Karena, cara tersebut menyalahi aturan.

a�?Kita tunggu kesepakatan dengan mereka,a�? ungkapnya.

Dia mengungkapkan, investor GEC Rinjani pernah menghadap ke pemprov. Mereka mengadu bahwa lapangan golf GEC Rinjani sepi pengunjung.

a�?Melihat kondisi seperti itu, saya sedih melihatnya,a�? ungkapnya.

Menurutnya, Persoalan itu menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah, stakeholder, dan Persatuan Golf Indonesia (PGI).

a�?PGI sebenarnya juga harus aktif mengadakan event di sana,a�? ujarnya. (arl/r10)A�

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Longsor!

Redaksi LombokPost