Giri Menang

Winengan Beri Jawaban Mengejutkan!

GIRI MENANGA�– Sampah masih menjadi persoalan klasik yang belum tertangani di Lombok Barat (Lobar). Terutama di objek wisata pantai, dinas terkait saling lempar tanggung jawab. Akibatnya, sampah berserakan menjadi pemandangan di beberapa destinasi wisata pantai di Lobar.

Bahkan, Kepala Dinas Tata Kota Pertamanan dan Kebersihan Lobar L Winengan malah memberi jaaban mengejutkan saat ditanya terkait hal itu. Ia menegaskan, jika masalah sampah di pinggir pantai bukan tanggung jawab dinas yang dipimpinnya.

Menurutnya, Dinas Tata Kota Pertamanan dan Kebersihan hanya menangnai sampah hotel dan pinggir jalan. a�?(Sampah) di pantai itu bukan urusan dinas kebersihan. Kita hanya mengangkut sampah hotel dan pinggir jalan,a�? terang Winengan, dikonfirmasi Lombok Post, kemarin (27/10).

Masalah sampah di kawasan pariwisata adalah masalah pokok di Kabupaten Lobar saat ini. Tapi masalah itu, kata Winengan bukan saja tanggung jawab dinas kebersihan, masyarakat dan pelaku usaha juga punya tanggung jawab.

a�?Dinas pariwisata juga seharusnya berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan. Karena tugas kami hanya mengangkut sampah,a�? ucap Winengan.

Kendati demikian, agar persoalan sampah di pinggir pantai teratasi, Winengan menyarankan dibentuk petugas kebersihan khusus. Petugas ini nantinya akan terfokus menangani persoalan sampah di pinggir pantai.

Apakah Dinas Tata Kota Pertamanan dan Kebesihan siap? “Jika diberi anggaran untuk menangani persoalan tersebut, ya siap,” kata Winengan.

Namun sejauh ini belum ada anggaran untuk menangani persoalan sampah di pinggir pantai. Selain itu, dinas kebersihan juga kekurangan sumber daya manusia.

a�?Kami punya tukang sapu, tapi tugas mereka hanya membersihkan sampah di pinggir jalan dan hotel, bukan pinggir pantai,a�? jelasnya.

Pelaku usaha di kawasan Senggigi sebelumnya mengeluhkan banyaknya sampah pinggir pantai di kawasan tersebut. Mereka khawatir, keberadaan sampah yang tidak tertangani membuat wisatawan enggan datang berkunjung.

Kepala Dinas Pariwisata Lobar Ispan Junaidi yang hadir dalam acara hearing dengan anggota DPRD Lobar bersama pelaku usaha belum lama ini, mengakui kondisi sampah di kawasan wisata Senggigi sudah sangat memprihatinkan. Dia mengaku sudah menyampaikan hal itu ke Dinas Tata Kota, Pertamanan dan Kebersihan Lobar, namun tidak digubris. “Soal sampah ini sudah kita koordinasi dengan instansi terkait, namun belum ada respon,a�? sesal Ispan. (zen/r5)

Related posts

Pelindo III Ngutang Rp 4,7 M

Redaksi LombokPost

2000 Pelari Ikuti Mekaki Marathon 2017

Redaksi Lombok Post

Kasus Kekerasan Anak Meningkat

Redaksi Lombok post