Lombok Post
Kriminal

Gagal Curi Motor, Antok Dihajar Warga

INI GANJARANNYA: Antok harus dilarikan ke RS Bhayangkara akibat dihajar massa karena ulahnya yang mencoba mencuri motor di Jalan Panji Tilar, Lingkungan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, kemarin (28/10).

MATARAMA�– Penjara rupanya tak sepenuhnya membuat orang jera melakukan tindak kejahatan. Antok, 40 tahun dan Wahyudin alias Wahyu, 46 tahun contohnya.

Bahkan kali ini ganjaran yang diterimanya lebih cepat. Jauh sebelum hakim membacakan vonis. Kemarin (28/10) mereka menjadi bulan-bulanan warga, di Jalan Panji Tilar, Lingkungan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela. Aksi pencurian yang melakukan terhenti setelah diamuk massa.

Polisi menyebut, aksi keduanya terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Sambil mengendarai sepeda motor bebek, mereka mencari mangsa. Hingga tiba di Jalan Panji Tilar, keduanya melihat motor Honda Beat milik Prapto.

Niat jahat timbul dari otak mereka. Antok yang dibonceng Wahyu langsung turun dan mengeluarkan kunci T. Dengan cekatan dia membobol lubang kunci motor sasaran.

Sial bagi Antok, motor tak bisa dinyalakan. Wahyu pun terlihat was-was. Dia langsung menyuruh Antok untuk mendorong motor curiannya ke lokasi yang aman. Namun, kesialan kembali menghampiri keduanya. Belum lima menit berjalan, korban melihat motornya yang sedang didorong Antok.

a�?Langsung saya teriakin maling,a�? kata Prapto.

Mendengar teriakan tersebut, sejumlah warga langsung mengerumuni Antok. Dia dihajar sampai babak belur.

Bagaimana dengan Wahyu? Rupanya pria asal Gunungsari ini memilih langkah seribu. Agar selamat dari amuk massa, dia memilih untuk terjun ke sungai Ancar.

a�?Mendengar ada aksi pencurian, petugas langsung datang ke lokasi. Itu pelaku yang nyebur di sungai kita angkat dan amankan ke Mapolsek,a�? kata Kapolsek Ampenan Kompol Raden Sujoko Aman, kemarin (28/10).

Nasib Wahyu lebih baik ketimbang Antok. Jika Wahyu hanya menderita dua benjolan di jidatnya, Antok terlihat lebih parah. Dia bahkan harus dilarikan ke RS Bhayangkara, sesaat setelah dihajar massa.

a�?Kondisinya kritis, sedang dirawat di RS,a�? kata Joko, sapaan akrab kapolsek.

Joko mengatakan, kedua pelaku merupakan pemain lama. Sebelum aksi yang terakhir, residivis di kasus yang sama ini telah melakukan aksinya di empat TKP berbeda.

a�?Pernah di Lingsar dan Narmada juga,a�? pungkasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Jaksa Siap Eksekusi Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Dana BOS Dipakai Untuk Beli Motor

Redaksi LombokPost

Musim Hujan Tiba, 122 Polisi Siaga

Redaksi LombokPost

Bukti Kejahatan 2018 Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Baiq Nuril Siap Ajukan PK

Redaksi LombokPost

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Kenali Modus Jambret

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Berkas TPPO Riyadh Kembali Dilimpahkan

Redaksi LombokPost